Rumah Gono-gini Sarwendah Terancam Dilelang Imbas Utang Perusahaan Ruben Onsu: Dari Sejak 2024

tvonenews.com
21 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Meski telah dua tahun bercerai, namun konflik antara Ruben Onsu dan Sarwendah masih belum terselesaikan dengan baik.

Kini persoalan mereka berkaitan dengan aset rumah yang ditempati oleh Sarwendah dan ketiga anaknya.

Melalui konferensi pers pada Minggu, (31/5/2026) kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu dan Abraham Simon mengungkapkan kegelisahan kliennya setelah bercerai.

Pasalnya sejumlah debt collector kembali mengusik kehidupannya terkait utang yang seharusnya dibayarkan oleh Ruben Onsu.

Salah satu aset yaitu rumah yang menjadi milik Sarwendah untuk anak-anaknya menjadi jaminan bank dan berisiko memasuki proses lelang.

Menurut Abraham Simon, rumah yang kini tengah ditempati Sarwendah tidak berada dalam kondisi bersih dari kewajiban kredit.

Terdapat properti yang sertifikatnya masih menjadi jaminan bank, salah satunya rumah tersebut.

“Selain dari utang yang dimiliki secara pribadi oleh klien kami dan RO (Ruben Onsu), ada juga hutang perusahaan milik RO yang menjaminkan rumah yang diserahkan kepada klien kami berdasarkan akta kesepakatan,” ungkap Abraham Simon, dikutip dari YouTube Intens Investigasi.

Bahkan, pihaknya mengaku telah mengantongi surat peringatan dari bank mengenai tunggakan pembayaran sejak bulan Juni 2024.

“Kami pegang surat-surat dari bank. Mulai dari peringatan pertama, peringatan kedua, peringatan ketiga, dan ini semua sudah tidak dibayarkan dari sejak Juni 2024,” ujarnya.

Rumah Terancam Dilelang

Kuasa Hukum Sarwendah
Sumber :
  • YouTube Reyben Entertainment

Sementara itu, Chris Sam Siwu mengatakan tudingan yang disampaikan kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang terkesan negatif.

Pernyataannya dinilai seakan Sarwendah ingin menguasai aset, padahal Chris mengatakan kliennya hanya menginginkan satu aset demi kesejahteraan anak-anaknya.

Meski begitu, aset tersebut masih menjadi jaminan utang perusahaan dan belum dibayarkan.

“Kesannya klien kami ini mau menguasai aset. Tadi sudah disampaikan, dari sekian banyak aset klien kami hanya minta satu aset. Ternyata aset itu pun dijaminkan ke bank dengan hutang sekian besar,” jelas Chris Sam Siwu.

“Dalam perjanjian itu disampaikan menjadi tanggung jawab bersama utang itu oke. Tapi begitu kita melunasi hutang, pihak sana lari-lari terus maunya apa?” lanjutnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Panjat Tebing: Tiga Wakil Indonesia Tembus Final di Madrid
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Klasemen MotoGP 2026 Terbaru: Bezzecchi Makin Tak Terkejar Usai Juara di Mugello
• 20 jam lalumedcom.id
thumb
Sambut HUT ke-27, PNM Salurkan Pakaian Hasil RE3 For-E ke Disabilitas dan Lansia
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
KPK Segera Tahan Dua Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Pemprov Jabar Anggarkan Rp9 Miliar untuk Revitalisasi Museum Pajajaran Bogor
• 23 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.