Jordi Amat Blak-blakan soal Musim Perdana di Persija: Penuh Suka Duka, Tapi Membanggakan

medcom.id
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Bek andalan Persija Jakarta, Jordi Amat, tetap menunjukkan kebanggaannya terhadap perjalanan tim pada musim BRI Super League 2025/26 meski gagal meraih gelar juara.
 
Bagi pemain 34 tahun tersebut, performa Macan Kemayoran sepanjang musim menjadi bukti nyata kerja keras dan komitmen seluruh elemen tim dalam membangun identitas permainan yang kuat.
 
“Di musim pertama bersama Persija, sangat bangga dengan perjuangan kami di setiap pertandingan. Kami tidak mencapai tujuan kami, tetapi kami memainkan salah satu sepak bola terbaik di Indonesia,” ujar Jordi. Persija Tampil Konsisten Sepanjang Musim Meski gagal mengangkat trofi, Persija menunjukkan performa yang cukup impresif sepanjang kompetisi. Tim ibu kota berhasil menutup musim di posisi ketiga klasemen akhir dengan raihan 71 poin.
 

Baca Juga :

Resmi Berpisah! Mauricio Souza Tinggalkan Persija Usai Cetak Rekor Poin Tertinggi

Catatan tersebut diperoleh dari 22 kemenangan, lima hasil imbang, dan tujuh kekalahan.
Tak hanya itu, Persija juga menjadi salah satu tim paling atraktif di liga. Macan Kemayoran mencetak 65 gol sepanjang musim, menjadikannya tim tertajam ketiga di kompetisi. Dari sisi pertahanan, Persija juga tampil solid dengan hanya kebobolan 29 gol, terbaik kedua di liga.
Dominasi penguasaan bola, pressing agresif, dan keberanian memainkan sepak bola menyerang menjadi ciri khas permainan Persija sepanjang musim. Kontribusi Penting Jordi Amat Di tengah performa solid tim, Jordi Amat memainkan peran penting sebagai pemimpin di jantung pertahanan. Kehadirannya tidak hanya memberikan stabilitas di lini belakang, tetapi juga kontribusi dalam fase menyerang.

Sepanjang musim, pemain naturalisasi Timnas Indonesia itu berhasil mencatatkan tiga gol dan satu assist.
 
“Tiga gol dan satu assist, musim yang penuh suka duka tetapi senang dengan semua kerja keras yang telah dilakukan. Kami akan kembali lebih kuat di musim depan. Terima kasih atas semua dukungannya,” kata Jordi. Tatap Musim Depan dengan Optimisme Meski target juara belum tercapai, Jordi menilai banyak hal positif yang berhasil dibangun Persija sepanjang musim. Fondasi permainan yang semakin matang serta kekompakan tim diyakini menjadi modal berharga untuk menghadapi musim berikutnya.
 
Dengan skuat yang kompetitif dan dukungan besar dari Jakmania, Jordi optimistis Persija mampu kembali menjadi penantang serius dalam perebutan gelar pada musim mendatang.
 
Pesan sang bek menunjukkan bahwa kegagalan meraih trofi bukan akhir perjalanan. Bagi Persija, musim 2025/26 bisa menjadi pijakan penting untuk bangkit dan mengejar target yang lebih besar di masa depan.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kabar Buruk bagi Persija Jakarta dan Persib Bandung: Borneo FC Beri Kode Keras Perpanjang Kontrak Mariano Peralta
• 1 jam laluharianfajar
thumb
BGN Ingin Beri MBG untuk Anak Sekolah Indonesia Jeddah, Arab Saudi
• 4 jam lalukompas.com
thumb
Presiden Prabowo Disarankan Kurangi Kunjungan Ke Luar Negeri
• 23 jam lalukompas.id
thumb
Melayat ke Rumah Duka, OSO Kenang Persahabatan Panjang dengan Ryamizard sejak Belum Jadi Tentara
• 20 jam lalukompas.com
thumb
Catatan-catatan dari Resepsi 733 Tahun Surabaya
• 9 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.