Getol Olahraga, Rigen Tak Takut Kehilangan Job Jika Tubuhnya Kurus: Rezeki Udah Allah yang Ngatur

grid.id
1 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID – Di panggung hiburan, penampilan fisik tak jarang menjadi bagian dari persona seorang komedian. Tidak sedikit pelawak yang merintis karier dengan memanfaatkan karakteristik fisik mereka, salah satunya bagi komedian Rigen Rakelna.

Rigen adalah salah satu sosok yang lekat dengan citra tersebut. Sejak menjuarai ajang Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) Season 5, pria asal Bima ini dikenal dengan persona komedi "marah-marah" yang didukung oleh postur tubuhnya yang tambun.

Namun, belakangan ini Rigen terlihat mulai aktif berolahraga dan mengalami penurunan berat badan yang signifikan. Hal ini lantas memicu pertanyaan, apakah Rigen tidak khawatir kehilangan kelucuannya dan sepi tawaran pekerjaan (job) jika tubuhnya tidak lagi gemuk.

Pria 34 tahun itu pun menanggapi kekhawatiran tersebut dengan tenang. Rigen yang kini memiliki berat badan di kisaran 97 kilogram setelah sebelumnya sempat menembus angka 116 kilogram ini mengaku sama sekali tidak merasa cemas akan kehilangan daya tarik komedinya.

"Enggak apa-apa, rezeki mah udah Allah yang ngatur. Jadi enggak ada ketakutan soal berubah fisik jadi apa, berubah jadi gimana gitu," kata Rigen saat ditemui di kawasan Warung Buncit, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Bagi Rigen, kelucuan seorang komedian tidak melulu dinilai dari ukuran fisik, melainkan dari kreativitas, materi komedi, dan cara penyampaian di atas panggung. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak ingin memusingkan hal-hal di luar kendalinya.

"Insya Allah kalau itu mah udah diatur kan sama Allah," imbuhnya singkat.

Adapun ke putusan Rigen untuk tidak memedulikan stereotip industri ini diperkuat setelah dirinya mengalami masalah kesehatan serius. Seperti diketahui, Rigen belum lama ini harus menjalani operasi pengangkatan batu ginjal setelah sempat menundanya selama kurang lebih empat tahun.

Pengalaman sakit tersebut memberikan sudut pandang baru bagi Rigen tentang apa yang paling penting dalam hidupnya saat ini. Nasihat dari dokter yang merawatnya pun terus terngiang di benaknya.

"Sebenarnya kalau kata dokter gua, mati itu pasti, tinggal kita mau milih. Milihnya mau mati di mana, di rumah sakit atau di mana gitu. Kalau di rumah sakit kan pasti akan ngerepotin orang, ngerepotin diri sendiri gitu," jelas Rigen.

Prinsip hidup inilah yang akhirnya membuat Rigen mantap mengesampingkan kekhawatiran soal penurunan popularitas akibat berat badannya yang menyusut. Baginya, memiliki tubuh yang sehat agar bisa terus mendampingi istri dan anak-anaknya jauh lebih berharga daripada mempertahankan citra fisik tertentu demi tuntutan pasar.

"Iya fokus sama kesehatan aja. Membahagiakan keluarga intinya," pungkasnya.(*)

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wacana Bandara Husein Kembali Dibuka, Kertajati Kembali Diuji
• 19 jam lalubisnis.com
thumb
PDIP Minta Jokowi Tak Usah Drama: Kalau Anda Tanya Ijazah, Saya Tunjukkan Gitu
• 7 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Jimly: Semoga Tokoh Seperti Ryamizard Banyak Dicontoh Generasi Penerus TNI
• 2 jam laludetik.com
thumb
Butuh Dana Cepat untuk Berbagai Kebutuhan? BRI Multiguna Karya Bisa Cair Dalam 1 Hari
• 11 jam laluviva.co.id
thumb
Makassar Hidupkan Nilai Pancasila: Munafri dan Aliyah Tegaskan Pentingnya Ideologi dalam Pembangunan Daerah
• 3 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.