Biak, ERANASIONAL.COM – Satuan Brimob Polda Papua mengerahkan tim penjinak bom (Jibom) ke Kabupaten Biak Numfor untuk menyelidiki ledakan bom yang diduga merupakan peninggalan Perang Dunia II.
Peristiwa tersebut mengakibatkan lima orang meninggal dunia dan merusak sejumlah rumah warga.
Tim Jibom yang dipimpin AKP Hanasbey diberangkatkan ke Biak pada Senin (1/6/2026) dengan melibatkan 16 personel.
Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan pemeriksaan di area ledakan yang berada di kompleks perikanan guna memastikan tidak ada lagi bahan peledak berbahaya yang tersisa.
Komandan Satuan Brimob Polda Papua, Kombes Pol Adarma Sinaga, mengatakan personel yang diterjunkan telah dibekali perlengkapan lengkap sesuai prosedur penanganan bahan peledak.
Menurut Adarma, hasil laporan sementara menunjukkan ledakan terjadi di kawasan permukiman warga pada Minggu (31/5/2026).
Selain menewaskan lima orang, insiden tersebut juga menyebabkan empat unit rumah mengalami kerusakan berat.
Di sisi lain, Polres Biak Numfor telah mengamankan lokasi kejadian dengan memasang garis polisi.
Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah warga mendekati area yang masih berpotensi berbahaya.
Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan mengimbau masyarakat agar tidak memasuki lokasi ledakan sampai proses pemeriksaan selesai dilakukan.
“Aparat masih menunggu hasil penyisiran tim Jibom guna memastikan tidak ada bom atau bahan peledak lain yang tersisa di sekitar tempat kejadian,”ujarAri Trestiawan.
Setelah dinyatakan aman, kepolisian akan melanjutkan proses olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap secara rinci penyebab dan kronologi ledakan tersebut. []




