JAKARTA, DISWAY.ID - Pemerintah terus memperkuat sistem pertahanan nasional melalui modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista), termasuk pengadaan pesawat tempur Rafale untuk TNI Angkatan Udara.
Juru Bicara Kemhan, Brigjen Rico Ricardo Sirait mengatakan penguatan alutsista ini dilakukan menjaga kedaulatan wilayah serta menjawab tantangan keamanan yang semakin dinamis.
"Kehadiran alutsista modern seperti jet tempur Rafale, radar pendeteksi ancaman, dan sistem pertahanan terbaru menjadi bagian dari upaya negara untuk memastikan wilayah Indonesia tetap aman dan terjaga," ujar Rico dalam keterangannya, Senin, 1 Juni 2026.
BACA JUGA:Purbaya Bongkar Anggaran Alutsista 2027, Nilainya Disebut Sangat Signifikan!
Pesawat tempur Rafale merupakan alutsista multi-role yang dirancang untuk menjalankan berbagai misi, mulai dari pengawasan udara, pertahanan wilayah, hingga mendukung operasi strategis lainnya.
Adapun, penguatan ini juga dilandasi oleh luasnya wilayah udara Indonesia. Oleh sebab itu, Indonesia memerlukan sistem pertahanan yang modern dan terintegrasi untuk memastikan keamanan nasional tetap aman dan terjaga.
"Perlu dipahami juga, pengadaan alutsista modern bukan semata-mata soal belanja pertahanan negara. Ini adalah investasi strategis jangka panjang untuk menjaga keamanan nasional, stabilitas kawasan, dan memastikan pembangunan Indonesia dapat berjalan dengan aman dan berkelanjutan," ujar Rico.
BACA JUGA:Langit Indonesia Dijaga Rafale F4, Prabowo Tegaskan Penguatan Alutsista Jaga Kedaulatan RI
Modernisasi pertahanan juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi pembangunan nasional.
Selain memperkuat kemampuan menjaga kedaulatan negara, kerja sama pengadaan alutsista modern turut membuka peluang transfer teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan industri pertahanan dalam negeri.
Menurut Rico, pertahanan yang kuat tidak hanya berkaitan dengan aspek militer, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi keberlangsungan pembangunan nasional.
BACA JUGA:RI-AS Luncurkan MDCP: Fokus Modernisasi Alutsista hingga Latihan Militer Bersama
"Pertahanan yang kuat bukan hanya tentang menjaga batas wilayah, tetapi juga menjaga rasa aman masyarakat, melindungi pembangunan nasional, dan memastikan Indonesia tetap berdiri tegak di tengah dinamika dunia," tambahnya.
Penguatan sistem pertahanan yang modern diharapkan semakin meningkatkan kesiapan Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan sekaligus memperkuat kepercayaan dunia internasional terhadap kemampuan Indonesia menjaga stabilitas kawasan.
Melalui modernisasi pertahanan yang berkelanjutan, pemerintah berkomitmen menghadirkan Indonesia yang lebih aman, lebih kuat, dan lebih siap menghadapi masa depan.





