Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) menegaskan perannya tak hanya sebagai lembaga pendidikan yang mencetak lulusan, tetapi juga kampus yang aktif menghadirkan solusi bagi masyarakat melalui riset dan pengabdian.
Komitmen itu disampaikan dalam Wisuda ke-54 Umsura dengan mengukuhkan sebanyak 456 lulusan semester gasal tahun akademik 2025/2026, pada Senin (1/6/2026).
Prof. Dr. Mundakir Rektor Umsura mengatakan, capaian riset dan pengabdian masyarakat menjadi salah satu indikator penting penguatan kontribusi kampus kepada publik.
Pada tahun akademik 2025/2026, sivitas akademika Umsura berhasil meraih 122 hibah penelitian dan 144 hibah Pengabdian kepada Masyarakat (PKM).
“Capaian itu menunjukkan meningkatnya produktivitas dosen dalam menghasilkan karya ilmiah dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” katanya.
Menurutnya, penelitian dan pengabdian merupakan identitas penting perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada proses belajar mengajar, tetapi juga menghadirkan solusi atas berbagai persoalan sosial dan pembangunan.
“Perguruan tinggi tidak hanya fokus pada pengajaran, tetapi juga harus mampu menghasilkan solusi bagi masyarakat,” tuturnya.
Di tengah penguatan kontribusi sosial tersebut, Umsura juga terus memperluas kapasitas akademik. Saat ini Umsura memiliki 46 program studi mulai diploma hingga doktoral.
Pada 2026, Umsura membuka dua program studi baru yakni Pendidikan Bahasa Arab dan Magister Manajemen. Selain itu, kampus ini tengah mengajukan pembukaan dua program pendidikan dokter spesialis, yakni Spesialis Penyakit Dalam dan Spesialis Kesehatan Jiwa.
Sejumlah program studi baru lainnya juga sedang dipersiapkan, antara lain S1 Informatika Kesehatan, S1 Data Analyst, S1 Data Science, serta S1 Film dan Animasi.
“Ini merupakan bagian dari transformasi institusi pendidikan yang terus tumbuh, beradaptasi, dan menjawab tantangan zaman,” ujarnya.
Penguatan sumber daya manusia juga menjadi perhatian kampus. Saat ini Umsura didukung 352 dosen tetap dan 196 tenaga kependidikan, termasuk enam guru besar.
Mundakir mengungkapkan, pada 2026 Umsura telah mengukuhkan dua profesor baru dan optimistis jumlah guru besar akan terus bertambah.
“Bila sekitar 30 persen dosen yang saat ini berjabatan lektor kepala dapat melanjutkan ke jenjang profesor, maka tahun ini atau tahun depan di Umsura akan bertambah sembilan guru besar lagi,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga turut menyampaikan apresiasi kepada para dosen, tenaga kependidikan, serta orang tua yang mendampingi proses pendidikan mahasiswa hingga lulus.
“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati serta terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung perjalanan akademik para lulusan,” tandasnya.(ris/bil/iss)




