KOMPAS.com - Pertamina terus memastikan keandalan fasilitas operasi dan penyaluran energi di Indonesia. Salah satunya melalui kegiatan Management Walkthrough Dewan Komisaris Pertamina ke Integrated Terminal (IT) Manggis di Karangasem, Bali, Kamis (28/5/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga ketersediaan energi, kelancaran distribusi, keandalan fasilitas, serta stabilitas pasokan energi, khususnya di wilayah Bali dan sekitarnya.
IT Manggis merupakan terminal terbesar di Pulau Bali dan memiliki peran strategis sebagai terminal hub bagi terminal lainnya di kawasan Nusa Tenggara.
Terminal dengan luas area 17 hektare (ha) itu mendistribusikan berbagai jenis bahan bakar minyak (BBM), yakni Pertalite, Pertamax, BioSolar, Marine Fuel Oil (MFO), dan Marine Diesel Fuel (MDF).
Produk dari IT Manggis disalurkan ke 148 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), 54 Pertashop, dua agen premium dan minyak solar (APMS), dua SPBU Nelayan (SPBUN), SPBU Kompak, serta sektor industri.
Baca juga: IKN Tahap II dan Kilang Pertamina Selamatkan Bisnis Hotel Balikpapan
Sementara itu, distribusi LPG dilakukan ke 16 Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji Public Service Obligation (SPPBE PSO), empat SPPBE Non Public Service Obligation (NPSO), serta dua sektor industri.
Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen Pertamina Mochamad Iriawan mengatakan, IT Manggis memiliki peran strategis sebagai salah satu mata rantai penting dalam menjaga ketahanan energi nasional.
Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya menjaga keandalan operasional dengan tetap memperhatikan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).
“HSSE adalah license to operate. Tidak ada kompromi terhadap keselamatan pekerja, keamanan fasilitas, maupun perlindungan lingkungan hidup,” ujar Iriawan dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (1/6/2026).
Dia menambahkan, kesadaran terhadap aspek keselamatan, respons darurat, mitigasi risiko, dan perlindungan lingkungan harus terus ditingkatkan agar operasional berjalan aman, responsif, dan berkelanjutan.
Baca juga: Tidak Hanya Pertamina, Lemigas Kini Bisa Impor Minyak
Iriawan juga menekankan pentingnya menjaga keandalan fasilitas, salah satunya melalui pembangunan Jetty 1.
Menurutnya, pembangunan tersebut akan meningkatkan fleksibilitas operasi, keandalan bongkar muat, mempercepat distribusi energi, mengurangi risiko antrean dan keterlambatan kapal, memperkuat ketahanan pasokan energi, serta meningkatkan efisiensi operasional IT Manggis secara keseluruhan.
Aspek lain yang menjadi perhatian adalah penguatan rencana darurat dan kesiapsiagaan, termasuk koordinasi dengan pemangku kepentingan sektor maritim, keandalan fasilitas maritim, serta kemampuan penanganan keadaan darurat yang terus diperkuat dan diuji secara berkala.
“Saya mengapresiasi dedikasi seluruh perwira yang terus menjaga operasi berjalan lancar, membangun budaya keselamatan, disiplin operasional, serta memperkuat sinergi dan rasa memiliki terhadap perusahaan,” ujar Iriawan.
Dia berharap IT Manggis dapat terus meningkatkan keandalan operasional dan berkembang menjadi terminal yang aman, modern, serta berstandar kelas dunia.
Baca juga: Maknai Idul Adha, Pertamina Berbagi Lebih dari 4.400 Hewan Kurban
Dalam kegiatan itu, Management Walkthrough tersebut Komisaris Independen Pertamina Condro Kirono, Komisaris Independen Pertamina Raden Adjeng Sondaryani, Komisaris Pertamina Nanik S. Deyang, Komisaris Pertamina Heru Pambudi, serta Komisaris Pertamina Laode Sulaiman turut hadir.
Pada kesempatan tersebut, Laode Sulaiman mengapresiasi kesiapan Pertamina yang dinilainya andal, baik dari aspek ketersediaan stok maupun distribusi energi.
“Tantangan yang dihadapi dalam operasional IT Manggis salah satunya adalah cuaca. Namun, saya melihat tantangan tersebut berhasil diatasi dengan sangat baik oleh para perwira melalui berbagai upaya yang dilakukan,” tutur Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




