Begini Cara Pasutri Pemilih WO Marwah Tipu Calon Pengantin

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Timur mengungkap modus yang digunakan pasangan suami istri pemilik penyelenggara pernikahan atau wedding organizer (WO) Marwah dalam melakukan penipuan terhadap sejumlah calon pengantinnya diduga melalui promo paket pernikahan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKP Bayu Kurniawan menjelaskan para korban pertama kali mengetahui jasa WO tersebut melalui iklan yang dipasang di media sosial Instagram.

Baca Juga :
Usai Dirut Hanania Travel Ditahan, Korban Penipuan Umrah Desak PPATK Telusuri Aset dan Aliran Dana
Modus Pasutri Pemilik WO Marwah Tipu Puluhan Calon Pengantin, Terapkan Sistem 'Gali Lubang Tutup Lubang'

"Pada awalnya, para korban mendapatkan iklan jasa pernikahan ini melalui media sosial Instagram. Selanjutnya, karena di situ ada iklan-iklan, para korban ini tertarik, berlanjut dengan komunikasi melalui WhatsApp ke adminnya langsung," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKP Bayu Kurniawan di Mapolres Metro Jakarta Timur, Senin.

Iklan yang menarik perhatian calon pengantin kemudian berlanjut ke komunikasi pribadi melalui aplikasi WhatsApp.

Menurut Bayu, saat komunikasi berlangsung melalui WhatsApp, para tersangka menawarkan berbagai promo dan paket pernikahan dengan harga yang dinilai menarik bagi calon pelanggan.

"Pada saat komunikasi melalui WhatsApp itulah, para tersangka ini menawarkan promo-promo terhadap paket pernikahan yang ditawarkan kepada para korban," ujar Bayu.

Polisi saat ini masih terus mendalami kasus tersebut, termasuk kemungkinan adanya korban lain di luar wilayah Jakarta Timur. Berdasarkan informasi yang diterima penyidik, sejumlah korban diketahui berasal dari wilayah Bekasi.

Terkait adanya laporan dari korban di Bekasi, Bayu mengatakan pihaknya akan membuka koordinasi dengan aparat penegak hukum di wilayah tersebut.

Menurut dia, apabila terdapat laporan yang ditangani kepolisian setempat, maka proses penyidikan dapat dilakukan secara terkoordinasi.

"Mungkin nanti kalau terkait ada korban yang melaporkan di Bekasi, penyidik dari Bekasi akan berkoordinasi dengan kami terkait dengan penanganan di sini. Kalau memang nanti dari penyidik di Bekasi ingin melakukan pemeriksaan terhadap tersangka yang sudah kita amankan, maka kami persilakan," jelas Bayu.

Kasus dugaan penipuan wedding organizer itu menambah daftar panjang praktik penipuan berkedok jasa pernikahan yang belakangan marak terjadi.

Oleh karena itu, Bayu mengingatkan masyarakat agar lebih selektif dan berhati-hati sebelum memutuskan menggunakan jasa penyelenggara pernikahan.

Baca Juga :
Pemilik WO yang Tipu Puluhan Calon Pengantin Ternyata Residivis Kasus Serupa
Polisi Ungkap Motif Pemilik WO di Jaktim Tipu Pengantin, Uang Klien Baru Dipakai Biayai Pernikahan Sebelumnya
Terkuak! 58 Calon Pengantin Jadi Korban Penipuan WO di Jaktim, Kerugian Capai Rp2,6 M

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kabar Gembira untuk Warga Banjar, KDM Siapkan Anggara Fantastis untuk Membangun Kota Besar-besaran
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
PDIP Minta Segera Proses Pembahasan RUU Pemilu
• 1 jam laluokezone.com
thumb
Kasus Manipulasi Ekspor Sawit Naik ke Penyidikan, Bareskrim Geledah Satu Eksportir
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Foto: Kemeriahan Parade Arsenal Rayakan Juara Liga Inggris
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Jenazah Eks Menhan Ryamizard Ryacudu Tiba di Rumah Duka, Pelayat Berdatangan
• 23 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.