VIVA – Bojan Hodak, pelatih yang baru antarkan Persib Bandung raih three-peat gelar Super League tiba-tiba saja dikabarkan melatih klub asal Malaysia.
Padahal, Bojan Hodak sebelumnya memutuskan pamit dari Persib Bandung dan pilih untuk sementara waktu pulang ke Kroasia dengan alasan pribadi.
Pekan lalu menjadi hari yang tak akan dilupakan Bobotoh. Bagaimana tidak, pelatih yang persembahkan tiga trofi untuk Persib Bandung yaitu Bojan Hodak memilih pergi.
Kabar ini pertama kali tersiar lewat saluran resmi klub setelah Bojan Hodak dan skuad Persib Bandung merayakan gelar juara Super League untuk ketiga kalinya berturut-turut.
“Setelah sukses membawa #PERSIB mendominasi sepak bola Indonesia dalam tiga musim terakhir, Bojan Hodak akan mengosongkan kursi Head Coach dan kini akan menjalani peran baru sebagai Shareholder Group Technical Advisor dan turut membantu melanjutkan warisan kesuksesan untuk masa yang akan datang,“ kata Instagram @persib.
Persib Bandung kemudian memilih Igor Tolic, asisten Bojan Hodak dalam dua musim terakhir untuk mengisi jabatan pelatih kepala jelang periode mendatang.
Bojan Hodak Melatih Klub MalaysiaNamun belum seminggu setelah umumkan pergi dari Persib Bandung, Bojan Hodak tiba-tiba saja diperkenalkan sebagai pelatih dari klub asal Malaysia.
Kabar ini diumumkan melalui akun Instagram @regles.sport beberapa hari lalu. Usut punya usut, Bojan Hodak ternyata hanya melatih untuk sebuah laga eksebisi.
Laga eksebisi itu mempertemukan antara mantan pemain Kelantan, klub yang pernah dilatih Bojan Hodak pada 2012 melawan eks penggawa Thailand, Jumat (29/5) lalu.
Dihelat di Kota Bharu, laga bertajuk Regles International Friendly Cup diikuti para legenda klub Kelantan sekaligus mantan anak asuh Bojan Hodak yang pernah treble di Malaysia.
Di antaranya Badhri Radzi, Indra Putra Mahayuddin dan Norfarhan Muhammad yang menyertai Kelantan saat juara Liga Malaysia, Piala FA dan Piala Malaysia 2012 di bawah arahan Bojan Hodak.
Dalam sejumlah video yang diunggah @regles.sport, Bojan Hodak terlihat bersemangat ketika menemui mantan anak asuhnya yang mayoritas telah pensiun.





