Kakorlantas: Skema One Way di Puncak Berdasarkan Data Traffic Counting

rctiplus.com
13 jam lalu
Cover Berita
Kakorlantas: Skema One Way di Puncak Berdasarkan Data Traffic CountingNasional | okezone | Senin, 1 Juni 2026 - 19:42Dengarkan Berita

JAKARTA - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho menyebut penerapan rekayasa lalu lintas di jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat dilakukan berbasis data. Rekayasa lalin tersebut dibuat berdasarkan data volume kendaraan atau Traffic Counting yang dipantau secara berkala oleh petugas.

"Kita sudah ada Traffic Counting, jadi Kasatlantas tadi menjelaskan ketika sekian ribu pergerakan kendaraan, per jam kita harus lakukan langkah-langkah pengalihan dan bahkan nanti Contraflow termasuk One Way," ujar Agus, Senin (1/6/2026). 

Menurutnya, petugas di Tol Jagorawi arah Gadog juga terus memantau perkembangan volume kendaraan sebagai dasar pengambilan keputusan di lapangan.

"Khususnya di Tol Jagorawi arah Gadog. Anggota lantas standby untuk melihat data Traffic Counting. Jadi kita terapkan Data-Driven Management, dari Traffic Counting bisa kita lakukan langkah-langkah rekayasa lalu lintas," jelas Kakorlantas Polri.

Baca Juga:Kolaborasi dengan PMI, BRI Insurance Gelar Donor Darah Massal

Saat ini arus kendaraan menuju Jakarta masih terpantau padat, namun situasinya tetap terkendali. "Yang mengarah ke Jakarta sore ini cukup padat, tapi masih terkelola dengan baik. Kami masih melakukan patroli dan hari ini kita di Gadog sudah mulai agak landai," ujarnya

Ia juga mengungkapkan, angka tertinggi arus kendaraan selama periode Sabtu hingga Senin di wilayah Puncak mencapai sekitar 40.000 kendaraan dalam 24 jam.

"Dari hari Sabtu Minggu hingga hari ini Senin, puncak tertinggi adalah 40.000 selama 24 jam. Ini cukup tinggi, namun demikian masih bisa kita kelola dengan baik karena anggota hadir di lapangan," pungkasnya.

#nasional

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BULOG Dukung Upaya Menjaga Kelancaran Penyaluran Tebu Petani di Blora
• 17 jam laludetik.com
thumb
Marcos dan Menlu AS Bahas Laut China Selatan, Tiongkok Kerahkan Patroli
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Komnas Pengendalian Tembakau: Pemerintah Beri “Karpet Merah” bagi Industri Rokok
• 21 jam lalukompas.id
thumb
Dishub DKI minta maaf soal kemacetan di kawasan Rasuna Said
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
Ganjar Heran Ada Partai Ingin Serahkan Revisi UU Pemilu ke Pemerintah
• 18 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.