Prabowo Sambut Wakil PM Qatar di Istana Merdeka

wartaekonomi.co.id
2 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan wakil Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Negara Urusan Pertahanan Qatar, Sheikh Saoud bin Abdulrahman bin Hassan bin Ali Al Thani, di Istana Merdeka, Jakarta.

Berdasarkan keterangan tertulis, diketahui bahwa kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya kedua negara untuk mempererat hubungan bilateral sekaligus menindaklanjuti berbagai kerja sama strategis yang telah disepakati sebelumnya.

Kedatangan Sheikh Saoud disambut langsung oleh Presiden Prabowo dalam suasana hangat dan penuh persahabatan. Pertemuan berlangsung sebagai forum komunikasi untuk memperkuat hubungan baik yang selama ini terjalin antara Indonesia dan Qatar.

Dalam kesempatan tersebut, Sheikh Saoud menyampaikan pesan khusus dari Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani, kepada Presiden Prabowo. Sebaliknya, Prabowo juga menyambut baik pesan yang disampaikan dan menegaskan komitmen Indonesia untuk terus memperkuat hubungan bilateral dengan Qatar.

"Kepala Negara pun menyambut baik pesan dan perhatian yang disampaikan Emir Qatar serta menegaskan komitmen Indonesia untuk terus mempererat hubungan bilateral dengan Qatar," tulis keterangan resmi, Senin (1/6/2026).

Selain untuk membahas hubungan kedua negara, adanya pertemuan tersebut juga menjadi momentum untuk meninjau tindak lanjut kerja sama yang telah dibangun di berbagai sektor strategis.

Diketahui bahwa salah satu dasar penguatan hubungan tersebut adalah penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bertajuk “Memorandum Saling Pengertian tentang Dialog Strategis antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Negara Qatar” yang disaksikan Presiden Prabowo dan Emir Qatar pada April 2025.

Baca Juga: Saat Dunia Sulit, Prabowo Sebut Indonesia Lebih Siap

Baca Juga: Lima Jurus Prabowo Ubah Ekonomi RI, dari Ekspor SDA hingga Koperasi

Melalui dialog strategis tersebut, Indonesia dan Qatar sepakat mendorong kerja sama yang lebih intensif di sejumlah bidang. Ruang lingkup kerja sama mencakup isu politik internasional dan regional, pertahanan dan keamanan, kontra-terorisme, ekonomi terutama perdagangan dan investasi, pertukaran budaya, hingga penguatan hubungan antarmasyarakat.

Selain itu, pertemuan di Istana Merdeka juga mencerminkan komitmen kedua negara untuk terus meningkatkan kualitas hubungan yang selama ini telah berjalan baik.

Dengan adanya dialog tingkat tinggi antara para pemimpin dinilai bisa menjadi instrumen memperkuat koordinasi dan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kenneth DPRD DKI Minta Ragunan Perketat Pengamanan, Jangan Sampai Konten Berujung Petaka
• 4 jam laludetik.com
thumb
Muller Heran Gordon Lebih Pilih Barca Ketimbang Bayern
• 11 jam lalumedcom.id
thumb
PDIP Minta Segera Bahas RUU Pemilu: Kalau Terlambat Nanti Rumit
• 10 menit laludetik.com
thumb
Pendaftar Sekolah Maung di SMAN 2 Cirebon Membludak, 580 Calon Siswa Berebut 384 Kursi
• 3 jam lalurepublika.co.id
thumb
Menhan Sjafrie Pimpin Pemakaman Militer Ryamizard Ryacudu di TMP Kalibata Hari Ini
• 15 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.