BMKG Prediksi Awan Cumulonimbus Meluas 2-8 Juni, Kalimantan Utara dan Bangka Belitung Waspada

kompas.tv
4 jam lalu
Cover Berita
Sebuah pesawat Southwest Airlines 737 melewati awan cumulonimbus saat lepas landas dari Bandara Internasional Sky Harbor, Phoenix, Arizona, Amerika Serikat pada Sabtu, 22 Februari 2020. (Sumber: Foto AP/Charlie Riedel)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Potensi pertumbuhan awan Cumulonimbus (Cb) diperkirakan meningkat di berbagai wilayah Indonesia selama periode 2 hingga 8 Juni 2026. Kondisi ini perlu menjadi perhatian karena awan Cumulonimbus identik dengan cuaca ekstrem seperti hujan lebat, petir, angin kencang, hingga gangguan aktivitas penerbangan.

Mengutip BMKG, berdasarkan prakiraan cuaca penerbangan yang disusun menggunakan model cuaca numerik, sejumlah wilayah daratan maupun perairan diprediksi mengalami cakupan awan Cumulonimbus dengan intensitas berbeda-beda dalam tujuh hari ke depan.

Dua Wilayah Masuk Kategori Tertinggi

Dalam periode tersebut, terdapat dua wilayah yang diperkirakan mengalami pertumbuhan awan Cumulonimbus dengan kategori Frequent (FRQ).

Kategori ini menunjukkan cakupan spasial awan Cumulonimbus lebih dari 75 persen, sehingga berpotensi memengaruhi kondisi cuaca secara lebih luas.

Baca Juga: Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Orang Tewas dan 3 Korban Hilang Masih Dicari

Adapun wilayah yang masuk kategori FRQ pada 2-8 Juni 2026 adalah:

  • Kalimantan Utara
  • Kepulauan Bangka Belitung

Wilayah dengan kategori ini memiliki peluang lebih besar mengalami kondisi atmosfer yang mendukung pembentukan awan hujan dalam skala luas.

Puluhan Wilayah Masuk Kategori Menengah

Selain kategori Frequent, BMKG juga memprediksi banyak wilayah berada dalam kategori Occasional (OCNL).

Kategori ini menunjukkan cakupan awan Cumulonimbus berada pada kisaran 50 hingga 75 persen. Artinya, potensi pembentukan awan hujan cukup sering terjadi, meski tidak seluas kategori FRQ.

1. Wilayah Sumatera

Beberapa provinsi dan perairan di sekitar Sumatera yang diprediksi masuk kategori OCNL meliputi:

  • Aceh
  • Bengkulu
  • Jambi
  • Sumatera Barat
  • Sumatera Selatan
  • Sumatera Utara
  • Kepulauan Riau
  • Samudra Hindia barat Aceh
  • Samudra Hindia barat Bengkulu
  • Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai
  • Samudra Hindia barat Lampung
  • Selat Malaka bagian tengah
  • Selat Malaka bagian utara

2. Kalimantan dan Sekitarnya

Potensi awan Cumulonimbus kategori OCNL juga diperkirakan terjadi di:

  • Kalimantan Barat
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Selatan
  • Kalimantan Timur
  • Kalimantan Utara
  • Selat Karimata bagian utara
  • Selat Karimata bagian selatan

Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Gading-Persada

1
2
Show All

Sumber : bmkg.go.id

Tag
  • awan cumulonimbus
  • cuaca ekstrem
  • prakiraan cuaca
  • bmkg indonesia
  • hujan lebat
  • angin kencang
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Begini Cara Pasutri Pemilih WO Marwah Tipu Calon Pengantin
• 14 jam laluviva.co.id
thumb
Prabowo Bakal Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Kemenlu
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
Pemprov DKI Jakarta Hapus Denda Pajak Kendaraan hingga 31 Agustus 2026
• 11 jam lalumedcom.id
thumb
Prakiraan Cuaca Sulsel 2 Juni 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang, BMKG Beri Peringatan Dini
• 3 jam laluharianfajar
thumb
Penjual Obat Keras Ilegal Berkedok Toko Plastik di Kalideres Jakbar Ditangkap
• 11 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.