JAKARTA - Ledakan bom diduga sisa peninggalan Perang Dunia II di Kabupaten Biak Numfor, Papua menyebabkan 12 unit bangunan mengalami kerusakan. Bangunan yang rusak akibat insiden tersebut terdiri dari rumah dan gereja.
"Berdasarkan hasil pendataan sementara, terdapat 12 bangunan yang terdampak," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito dalam keterangannya, Selasa (2/6/2026).
Cahyo merincikan, 3 bangunan di antaranya rusak ringan, yakni 2 unit rumah dan 1 gereja. Sementara 9 bangunan rusak parah karena berada di dekat sumber ledakan.
"9 bangunan mengalami kerusakan parah, dengan 4 rumah hancur total yang berada tepat di sekitar titik sumber ledakan dan 5 bangunan lainnya mengalami rusak berat," ujar dia.
Sementara itu, ledakan bom tidak hanya mengakibatkan korban meninggal dunia. Insiden itu juga membuat 19 orang dilaporkan mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis.




