Bola.com, Yogyakarta - Kelompok suporter PSIM Yogyakarta yang tergabung dalam Guyub Seni (GS) Mataram menggelar aksi mural serentak, Senin (1-6-2026).
Kegiatan itu sebagai bentuk kritik terhadap proses penanganan kasus korupsi renovasi Stadion Mandala Krida yang hingga kini belum tuntas.
Perwakilan GS Mataram, Wage, menjelaskan aksi itu muncul setelah adanya pernyataan dari pejabat setempat yang menyinggung aktivitas suporter di media sosial.
Kendati mengapresiasi langkah aparat dalam menangani perkara tersebut, mereka merasa perlu menyuarakan aspirasi dengan cara lain.
Mural dipilih sebagai medium untuk menyampaikan pesan secara langsung kepada masyarakat. Suporter ingin mengajak warga melihat kondisi Mandala Krida plus memahami pentingnya penyelesaian kasus yang membelit markas PSIM itu.
"Kalau memang tidak boleh berisik di medsos, kami akan berisik di media lain lewat mural. Langsung turun ke jalan dan bertemu masyarakat. Kami ingin melihat bagaimana respons warga Jogja dengan keadaan (Mandala Krida) sekarang ini," katanya, Senin (1-6-2026).




