Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan analisis terkaitgempa besar M5,4 di Sarmi, Papua, hari ini Selasa (2/6/ 2026) pukul 06.01.16 WIB.
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,1. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 2,03° LS ; 138,91° BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 24 Km arah Tenggara, Sarmi, Papua pada kedalaman 19 km.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas Sesar Anjak Mamberamo. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip)," ungkap Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto dalam keterangan tertulisnya.
Baca juga: Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sarmi Papua
Baca Juga:55 UMKM di Bantargebang Digembleng Go DigitalGempabumi ini dirasakan di Kota Sarmi dengan skala intensitas IV MMI (Getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun). "Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami," ujar Wijayanto.
Lihat video: GEMPA MEGATHRUST GUNCANG UTARA SULAWESIHingga pukul 06.30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).
Wijayanto mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.
"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," imbaunya.
#daerah




