BPS Ungkap Kenaikan Harga BBM Dorong Inflasi di Mei 2026, Emas Jadi Peredam Utama

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

BPS mengungkapkan komponen utama pembentuk inflasi dari pos energi kendaraan dan akomodasi udara, seperti kenaikan harga BBM dan tiket pesawat.

BPS Ungkap Kenaikan Harga BBM Dorong Inflasi di Mei 2026, Emas Jadi Peredam Utama. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Badan Pusat Statistik (BPS) memaparkan tinjauan khusus mengenai pergerakan sejumlah kelompok pengeluaran yang menjadi pendorong sekaligus peredam laju inflasi domestik sepanjang Mei 2026. Dinamika harga komoditas pangan, energi, hingga instrumen investasi perhiasan menjadi faktor dominan yang mewarnai potret inflasi nasional.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini mengatakan, di dalam kelompok makanan, minuman, dan tembakau, terjadi pergeseran fungsi komoditas yang mampu menahan pembengkakan inflasi lebih lanjut.

Baca Juga:
Inflasi AS Melonjak dengan Laju Tercepat dalam 3 Tahun, Bawa Tekanan Bagi The Fed

"Pada Mei 2026, selain memberikan sumbangan andil inflasi, ada beberapa komoditas dari kelompok makanan, minuman dan tembakau yang juga memberikan andil peredam inflasi. Komoditas tersebut di antaranya adalah daging ayam ras, telur ayam ras dan bawang putih," tutur Pudji dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Berbanding terbalik dengan sektor pangan penyeimbang, sektor transportasi justru mencuat sebagai motor utama pendorong inflasi pada periode ini. Kelompok transportasi dilaporkan mengalami inflasi sebesar 0,61 persen dengan sumbangan andil inflasi terhadap IHK sebesar 0,07 persen.

Baca Juga:
Inflasi RI Capai 0,28 Persen pada Mei 2026

Pudji memaparkan bahwa komponen utama pembentuk inflasi di sektor ini bersumber dari pos energi kendaraan dan akomodasi udara, seperti kenaikan harga bensin, solar, pelumas atau oli mesin, hingga tarif tiket maskapai penerbangan.

"Ini terjadi seiring meningkatnya harga beberapa jenis BBM nonsubsidi dan juga harga avtur," ungkap Pudji.

Baca Juga:
IHSG Awal Juni Berpeluang Rawan Koreksi, Data Inflasi dan Aturan DHE SDA Jadi Penentu

Di sisi lain, kebijakan publik dan pergerakan pasar komoditas global membawa kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya masuk ke zona kontraksi harga (deflasi), sehingga efektif bertindak sebagai peredam inflasi Mei 2026. Kelompok pengeluaran ini mencatatkan deflasi sebesar 0,74 persen dengan andil deflasi sebesar 0,05 persen.

Berdasarkan data BPS, komoditas emas perhiasan menjadi jangkar utama yang menahan laju inflasi pada kelompok ini. Sepanjang Mei 2026, emas perhiasan mengalami deflasi yang cukup dalam sebesar 2,67 persen dengan kontribusi andil deflasi sebesar 0,06 persen.

Rapor penurunan harga ini sekaligus memperpanjang tren deflasi komoditas emas perhiasan selama tiga bulan berturut-turut sejak periode Maret hingga Mei 2026.

Adapun BPS mencatat bahwa secara umum Indonesia mengalami inflasi sebesar 0,28 persen secara bulanan atau month to month (mtm) pada Mei 2026.

Tekanan inflasi yang terekam dalam Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Mei 2026 (0,28 persen mtm) terpantau bergerak lebih tinggi dibandingkan dengan kondisi pada April 2026 yang hanya mengalami inflasi sebesar 0,13 persen mtm.

Dengan capaian pada Mei tersebut, laju inflasi tahun kalender (Januari–Mei 2026) kini bertengger di angka 1,35 persen, sementara tingkat inflasi tahunan (year on year/yoy) menyentuh level 3,08 persen.

BPS menegaskan kembali bahwa kelompok pengeluaran yang menorehkan angka inflasi paling tinggi serta memberikan andil terbesar pada Mei disumbang oleh sektor transportasi, yakni dengan nilai inflasi 0,61 persen dan andil terhadap IHK sebesar 0,07 persen.

(Febrina Ratna Iskana)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Donald Trump Sebut Hizbullah dan Israel Sepakat Hentikan Pertempuran
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Pekan Jamu BPOM tunjukkan kekayaan herbal RI siap bersaing global
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 2,77 Juta/Gram, Galeri24 Rp 2,79 Juta/Gram
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Dua Mahasiswi FK UNM Terpilih Ikut Program Healthy Longevity Bersama Talenta dari 20 Negara di National University of Singapore
• 40 menit laluharianfajar
thumb
Cara Cek Bansos PKH-BPNT Juni 2026 Pakai Data KTP, Sekalian Cek Status Desil DTSEN
• 6 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.