Berat Badan Anak Tidak Naik Berbulan-bulan, Kapan Perlu Khawatir?

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Moms, melihat berat badan anak tidak kunjung naik selama berbulan-bulan tentu bisa membuat khawatir. Tak sedikit orang tua yang resah hingga menyalahkan diri sendiri karena khawatir si kecil kurang makan atau tidak mendapatkan asupan yang cukup.

Namun, apakah berat badan yang stuck selalu menjadi tanda anak mengalami kekurangan gizi?

Kapan Harus Khawatir Jika Berat Badan Anak Tak Kunjung Naik?

Dokter Spesialis Anak, dr. Aisya Fikritama, SpA, menjelaskan bahwa berat badan anak yang tidak naik tidak selalu berarti anak kurang makan atau mengalami kekurangan gizi. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menyimpulkan kondisi tersebut.

“Pada sebagian anak, terutama setelah usia 1 tahun, kenaikan berat badan yang lebih lambat masih bisa menjadi bagian dari proses tumbuh kembang yang normal, selama pertumbuhan dan perkembangannya tetap baik,” kata dr. Aisya kepada kumparanMOM, Sabtu (30/5).

Artinya, Anda tidak perlu langsung panik ketika angka timbangan si kecil tidak bergerak dalam waktu tertentu. Sebab, ada beberapa tanda yang menunjukkan bahwa pertumbuhan anak masih berada dalam batas normal, meski berat badannya sedang stuck, Moms.

Tanda Berat Badan Anak Stuck yang Masih Tergolong Normal

Menurut dr. Aisya, kondisi ini umumnya tidak perlu terlalu dikhawatirkan apabila:

Selama tanda-tanda tersebut masih terlihat, berat badan yang naik lebih lambat belum tentu menandakan adanya masalah gizi.

Apa yang Bisa Dilakukan Orang Tua?

Jika berat badan anak sedang stuck, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan orang tua untuk membantu mengoptimalkan pertumbuhannya, yaitu:

Meski tidak selalu berbahaya, orang tua tetap perlu waspada apabila berat badan anak tidak naik dalam waktu yang cukup lama dan disertai tanda-tanda lain.

“Kalau berat badan anak tidak naik selama 2–3 bulan berturut-turut, kurva pertumbuhan menurun, dan anak terlihat lesu atau sering sakit, segera konsultasikan ke dokter anak,” pesan dr. Aisya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hadapi 30 Juta Generasi ”Silver”, Layanan Kesehatan Dinilai Belum Memadai
• 3 jam lalukompas.id
thumb
Indonesia Open 2026: Fikri Bertekad Putus Kutukan Runner-Up di Istora
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Suporter PSIM Gelar Aksi Mural Serentak, Desak Kasus Mandala Krida Diusut Tuntas
• 4 jam lalubola.com
thumb
Bukti Komitmen Cetak SDM Unggul, Prodi BTH Polbangtan Kementan Raih Akreditasi “Baik Sekali”
• 3 jam laluterkini.id
thumb
Veda Ega Pratama Ungkap Apa Kesulitan Yang Dihadapinya pada Moto3 GP Italia 2026
• 18 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.