85 Mitra Hanania Group Laporkan Dugaan Penipuan Umroh ke Polda Metro Jaya

republika.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Sebanyak 85 mitra dari Hanania Group (PT Hazanah Tama) menyambangi Polda Metro Jaya untuk melaporkan dugaan penipuan terkait gagalnya keberangkatan ribuan jamaah umrah. Para mitra yang tersebar di seluruh Indonesia ini mengaku turut menjadi korban dengan total kerugian operasional menembus Rp15 hingga Rp20 miliar.

Perwakilan mitra Hanania Group, Rachmat Gumilar, menyatakan bahwa kedatangan mereka bertujuan untuk memperkuat laporan yang sebelumnya telah dilayangkan oleh sejumlah jamaah terdampak.

Baca Juga
  • BPS: Inflasi Tahunan Mei 2026 Capai 3,08 Persen
  • Pertamina Patra Niaga Hadirkan Beragam Inovasi Engineering untuk Mendukung Kemandirian Energi
  • Apakah APBN Bisa Dianggap Baitul Mal dalam Konteks Kekinian?

"Kita di sini adalah korban juga berdasarkan kontrak dengan perusahaan Hanania Group atau PT Hazanah Tama. Kami melaporkan dugaan penipuan atas ketidakberangkatannya jemaah sekaligus menambahkan bukti-bukti baru untuk melengkapi laporan sebelumnya," ucapnya saat ditemui di SPKT Polda Metro Jaya, Selasa (2/6/2026).

Rachmat menjelaskan posisi mitra dalam ekosistem Hanania Group hanyalah sebagai penengah yang membantu proses pendaftaran jamaah di daerah.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Ia menegaskan bahwa seluruh transaksi keuangan langsung mengalir ke rekening pusat.

"Seluruh pendaftaran, transfer, kemudian pembayaran itu langsung ke Hanania Group pusat. Uang zero tidak ada yang masuk ke mitra," ucapnya.

Akibat macetnya operasional Hanania Group, para mitra mengalami kerugian besar yang bersumber dari modal investasi pembukaan kantor, sewa staf, dan biaya operasional lainnya.

Nilai investasi per mitra berkisar antara Rp100 juta hingga Rp175 juta, dengan total kerugian riil per mitra mencapai Rp200 juta hingga Rp300 juta.

Rachmat juga menambahkan selain kerugian internal mitra yang mencapai Rp20 miliar, dana jemaah yang mendaftar melalui jaringan mitra tersebut juga tertahan di Hanania pusat dengan angka yang fantastis.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : ANTARA
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Nadiem Bacakan Pleidoi: Tak Ada Kerugian Negara, Pengadaan Chromebook Hemat Rp 3,9 T
• 2 jam laluliputan6.com
thumb
Tiga Korban Ledakan Bom PD II di Biak Masih Dicari
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
BPH Migas Bantah Mobil Pengangkut BBM Subsidi Ilegal Milik Pertamina
• 4 jam lalueranasional.com
thumb
Korban Penipuan WO Marwah Tergiur Promo Wedding Murah, Pelaku Berstatus Suami Istri
• 19 jam laludisway.id
thumb
Hasil Piala AFF U-19 2026: Indonesia Tekuk Myanmar 3-0, Dimas Wicaksono Jadi Pembeda
• 11 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.