Lensa Berbicara: Tak Menyerah Setelah Rumah Ludes Imbas Kebakaran di Kebon Kosong, Warga Cari Harta Benda yang Tertimbun

tvonenews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com — Sehari setelah kebakaran hebat melanda kawasan permukiman di Jalan Kemayoran Gempol, Kebon Kosong, Jakarta Pusat, sejumlah warga kembali mendatangi lokasi untuk mencari harta benda yang masih bisa diselamatkan dari tumpukan puing bangunan yang hangus terbakar, Selasa (2/6/2026).

Sejak pagi, warga tampak menyisir sisa-sisa bangunan yang telah rata dengan tanah.

Dengan menggunakan alat seadanya, mereka membongkar reruntuhan, mengangkat seng, kayu, hingga material bangunan yang telah menghitam akibat dilalap api.

Harapan untuk menemukan barang berharga yang masih tersisa menjadi alasan utama mereka bertahan di tengah debu dan panasnya lokasi bekas kebakaran.

Tak Menyerah Setelah Rumah Ludes Imbas Kebakaran di Kebon Kosong, Warga Cari Harta Benda yang Tertimbun
Sumber :
  • Julio Trisaputra-tvOne

Tak Menyerah Setelah Rumah Ludes Imbas Kebakaran di Kebon Kosong, Warga Cari Harta Benda yang Tertimbun
Sumber :
  • Julio Trisaputra-tvOne

Tak Menyerah Setelah Rumah Ludes Imbas Kebakaran di Kebon Kosong, Warga Cari Harta Benda yang Tertimbun
Sumber :
  • Julio Trisaputra-tvOne

Tak Menyerah Setelah Rumah Ludes Imbas Kebakaran di Kebon Kosong, Warga Cari Harta Benda yang Tertimbun
Sumber :
  • Julio Trisaputra-tvOne

Di antara warga yang mencari barang miliknya, terdapat pasangan suami istri bernama Dadan dan Nur.

Mereka membongkar puing-puing bekas rumah mereka yang hangus terbakar. Keduanya berharap dapat menemukan emas seberat sekitar 10 gram yang diyakini masih berada di lokasi saat kebakaran terjadi. 

Menurut Dadan, emas tersebut merupakan salah satu aset berharga yang dimiliki keluarganya.

Saat peristiwa kebakaran berlangsung, ia dan keluarganya lebih mengutamakan menyelamatkan diri sehingga tidak sempat membawa seluruh barang berharga keluar dari rumah.

Meski peluang menemukannya tidak besar, Dadan mengaku tetap optimistis.

Ia percaya emas memiliki ketahanan terhadap panas yang lebih baik dibandingkan barang lainnya sehingga masih mungkin ditemukan di antara reruntuhan bangunan.

"Kalau emas kan tidak mudah hancur. Mudah-mudahan masih ada di bawah puing-puing ini," kata Dadan sambil terus mencari bersama istrinya.

Ia mengungkapkan nilai emas tersebut cukup berarti bagi keluarganya. Selain sebagai tabungan, emas itu juga menjadi salah satu cadangan keuangan yang dapat digunakan untuk kebutuhan mendesak.

Karena itu, kehilangan emas tersebut menjadi pukulan tersendiri setelah rumah mereka ludes terbakar.

"Lumayan apalagi harga emas lagi tinggi," ujarnya. 

Hingga siang hari, sejumlah warga masih terlihat berada di lokasi kebakaran untuk mencari barang-barang berharga yang kemungkinan masih dapat diselamatkan dari timbunan puing dan abu sisa kebakaran. (jts/nsi)

 
 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ledakan Bom Era PD II di Biak Numfor Rusak 12 Bangunan, Termasuk Rumah dan Gereja
• 8 jam laluokezone.com
thumb
Khidmatnya Puncak Peringatan Tri Suci Waisak 2026 di Pelataran Borobudur
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
PLN Tegaskan Tidak Ada Kenaikan Tarif Listrik pada April-Juni 2026
• 3 jam lalurepublika.co.id
thumb
Wakil Ketua MPR Sebut Pengamalan Pancasila Kunci Hadapi Ancaman Gejolak Global
• 3 jam lalujpnn.com
thumb
BPH Migas Bantah Mobil Pengangkut BBM Subsidi Ilegal Milik Pertamina
• 4 jam lalueranasional.com
Berhasil disimpan.