Cerita Nenek 80 Tahun Selamat dari Kebakaran Kemayoran, Jauhi Kobaran Api Pakai Tongkat

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang warga lanjut usia (lansia), Saodah (80) berhasil menyelamatkan diri dari peristiwa kebakaran yang melanda RT 002/RW 04, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (1/6/2026) malam.

Saodah yang mengalami gangguan pada tulang punggung mengaku menjauhi kobaran api yang membesar dengan berjalan perlahan menggunakan tongkat untuk mencari tempat.

"Sudah jam 10 malam pas kejadian. Saya sudah tiduran. Lalu kok saya dengar ada ramai-ramai. Saya lihat ke depan ada apa," ujar Saodah saat dijumpai di lokasi pengungsian yang berjarak 200 meter dari lokasi kejadian, Selasa (2/6/2026).

Baca juga: Gerai Laundry di SPBU Jalan Panjang Jakbar Dibobol Maling, TV hingga Tablet Raib

Saat itu, ia melihat kobaran api besar berasal dari rumah tetangganya yang berada tepat di depan rumahnya.

Dari ruang tamu rumahnya, Saodah melihat api semakin membesar dan merambat ke rumah-rumah di sisi kanan dan kiri titik awal kebakaran.

"Saya lihat api sudah di deket saya di pojokan. Jadi saya jalan pakai tongkat. Anaknya (anak Saodah) pada lari sendiri-sendiri, kabur sendiri-sendiri. Jadi saya sendirian jalan pakai tongkat," jelasnya.

Dalam kondisi panik, Saodah berjalan mengikuti arah warga yang berlarian menyelamatkan diri menuju lokasi yang lebih aman.

Ia mengaku semakin cemas karena tidak melihat anggota keluarganya di tengah kepanikan warga yang berusaha menghindari kobaran api.

"Akhirnya pelan-pelan saya bisa menjauh dari lokasi api. Sampai ke dekat pengungsian ini. Karena ikut warga lain ke sini. Alhamdulillah selamat," jelasnya.

Setelah berhasil menyelamatkan diri, Saodah mengaku sempat gemetar karena terkejut melihat kebakaran besar yang terjadi secara tiba-tiba.

Untuk menenangkan diri, ia duduk di dekat sebuah bajaj selama lebih dari satu jam.

Baca juga: Terungkap, Mantan Istri Dalangi Pembunuhan WN Korea Selatan di Bekasi, Sewa Eksekutor Rp 139 Juta

Saodah baru dapat bertemu kembali dengan anak-anaknya sekitar pukul 00.00 WIB pada Selasa (2/6/2026) dini hari.

"Ketemu sama anak-anak saya jam 12 malam. Anak saya nyariin saya katanya. Ketemu akhirnya," tuturnya.

Setelah itu, Saodah dibawa anaknya untuk beristirahat di salah satu tenda pengungsian di tanah lapang milik Jusuf Hamka.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Pada Selasa pagi, ia sudah menjalani pemeriksaan kesehatan dan diberikan sarapan oleh dokter dan petugas kesehatan. Menurut Saodah, kondisi kesehatannya secara umum baik.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pesan Khusus Dedi Mulyadi untuk H. Umuh Muchtar: Tetap Mengawal Persib Menjadi Juara
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Kata Arkhan Kaka Setelah Bawa Timnas Indonesia U-19 Sabet Kemenangan Perdana di Piala AFF U-19 2026
• 3 jam lalubola.com
thumb
Gunung Dukono Erupsi Pagi Ini, Luncurkan 1.300 Meter Abu Vulkanik
• 5 jam lalurctiplus.com
thumb
Mensos: Lansia Bukan Beban Negara
• 20 jam lalukompas.id
thumb
Timwas Usulkan Lembaga Resmi Badal Haji untuk Cegah Praktik Ilegal
• 19 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.