Sembilan Meninggal dan Puluhan Luka-luka Akibat Serangan Besar Rusia di Ukraina

suarasurabaya.net
1 jam lalu
Cover Berita

Serangan udara Rusia terhadap kota-kota besar Ukraina seperti Kyiv, Dnipro, dan Kharkiv menewaskan setidaknya sembilan orang dan melukai lebih dari 60 lainnya pada Selasa (2/6/2026) dini hari, menurut keterangan pihak berwenang. Serangan ini terjadi setelah beberapa hari sebelumnya muncul peringatan bahwa Moskow sedang merencanakan serangan besar-besaran.

Reuters melaporkan, Rusia telah menyasar pasokan listrik dan infrastruktur Ukraina, sementara Ukraina sendiri tahun ini semakin gencar menyerang fasilitas minyak Rusia dalam perang yang kini sudah berjalan lebih dari empat tahun. Serangan-serangan tersebut terkadang menimbulkan korban jiwa, meski kedua belah pihak sama-sama membantah menargetkan warga sipil.

Lima orang tewas dan 25 lainnya luka-luka akibat serangan rudal dan drone Rusia di kota Dnipro, wilayah tenggara Ukraina, demikian disampaikan Gubernur Daerah Oleksandr Hanzha melalui aplikasi pesan Telegram. Seluruh korban luka dirawat di rumah sakit dalam kondisi sedang, tambahnya, seraya mengunggah foto-foto gedung hunian yang hancur, kendaraan yang terbakar, serta sebuah taman bermain anak yang rusak.

Di ibu kota Kyiv, setidaknya empat orang tewas dan 51 lainnya luka-luka, termasuk anak-anak, demikian disampaikan Wali Kota Vitali Klitschko. Ia menyebut bahwa dugaan serangan rudal terhadap sebuah gedung apartemen berlantai 24 memicu keruntuhan bangunan, dan kemungkinan masih ada orang yang tertimbun reruntuhan. Selain itu, sebuah blok apartemen berlantai sembilan turut dilalap api akibat serpihan rudal.

“Di distrik Obolon, sejumlah kendaraan terbakar setelah tertimpa serpihan rudal yang jatuh,” kata Klitschko. “Ada juga kebakaran di dua titik di area terbuka, salah satunya dekat taman kanak-kanak.”

Ribuan warga Kyiv berbondong-bondong masuk ke stasiun kereta bawah tanah untuk berlindung pada dini hari Selasa, sebagian membawa barang bawaan dan kasur, sementara suara sistem pertahanan udara yang menangkis serangan Rusia memenuhi udara, menurut kesaksian para saksi mata.

Peringatan Serangan Besar

Sirine peringatan serangan udara berbunyi di sebagian besar wilayah Ukraina pada dini hari Selasa, setelah Volodymyr Zelenskiy Presiden Ukraina kembali memperingatkan kemungkinan serangan besar pada hari sebelumnya.

“Peringatan intelijen mengenai serangan Rusia masih berlaku. Serangan masif sangat mungkin terjadi. Mereka telah mempersiapkannya,” ujar Zelenskiy dalam pidato video malamnya. “Para pembela kami siap 24/7 semaksimal mungkin dengan persediaan yang tersedia saat ini.”

Rusia pekan lalu memperingatkan bahwa mereka berniat melancarkan “serangan sistematis” terhadap sasaran-sasaran di Kyiv yang terkait dengan militer Ukraina serta pusat-pusat pengambilan keputusan, sekaligus mengimbau warga asing untuk meninggalkan kota tersebut. Rusia menyebut tindakan itu sebagai respons atas serangan drone bulan lalu terhadap sebuah asrama di wilayah Luhansk yang dikuasai Rusia, yang menewaskan 21 orang. Ukraina membantah keterlibatannya dalam serangan tersebut.

Perang di Ukraina terus berlanjut sejak Rusia melancarkan invasi skala penuh pada Februari 2022. Upaya untuk mengakhirinya sejauh ini hampir tidak menunjukkan kemajuan, sementara pemerintahan Presiden AS Donald Trump lebih berfokus pada konflik-konflik di Timur Tengah. (iss/ham)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Myanmar di Piala AFF U-19 2026: Misi Pertahankan Gelar Dimulai
• 23 jam laluharianfajar
thumb
Jemaah Haji Diminta Tak Bawa Zamzam di Koper, Akan Dapat 5 Liter di Debarkasi
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
KPK Periksa 20 Forwarder Terkait Kasus Importasi Barang di Ditjen Bea Cukai
• 19 jam lalukompas.com
thumb
Mengenal 3 Tokoh yang Membentuk Dasar Negara Indonesia
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Cara Cek Bansos PKH-BPNT Juni 2026 Pakai Data KTP, Sekalian Cek Status Desil DTSEN
• 6 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.