Kondisi Terkini Kebakaran di Kemayoran yang Hanguskan Ratusan Bangunan

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Ratusan bangunan di Kemayoran Gempol, Jakarta Pusat, hangus dilalap api pada Senin (1/6/2026) malam. Kebakaran diduga dipicu dari korsleting listrik. 

Berdasarkan pantauan Bisnis di lokasi posko pengungsian sementara yang tidak jauh dari lokasi, tampak Wakil Gubernur Rano Karno meninjau lokasi kebakaran, datang pukul 11.35 WIB untuk melihat kondisi rumah warga yang terdampak dan nantinya akan memberikan keterangan pers kepada awak media.

Di sisi lain, dari catatan di tenda BPBD, jumlah rumah yang terdampak sebanyak 304, 674 jiwa, dan 354 KK. 

Belum tercatat korban jiwa, namun sebanyak 8 orang mengalami luka sedang dan sudah dibawa ke RS Hermina Kemayoran. 

Di lokasi pengungsian, berdiri tenda Palang Merah Indonesia, pos kesehatan dari Dinkes Pemprov DKI Jakarta. Tak hanya itu, terdapat posko pendidikan, dukcapil, hingga duplikat buku nikah, untuk mendata berkas warga yang terdampak kebakaran.

Sejumlah tenda dan kendaraan dapur lapangan disediakan untuk memenuhi kebutuhan pangan warga. Unsur-unsur terkait juga menyediakan family kit yang berisikan kebutuhan keluarga seperti alat mandi sampai handuk. Selain itu, terdapat pula fasilitas toilet semi permanen. 

Baca Juga

  • Kebakaran di Kemayoran Hanguskan 250 Bangunan, Diduga Akibat Korsleting Listrik
  • Pusri Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran 1 Ilir
  • Kebakaran Melanda Kampus Binus Jakarta Barat, 70 Personel Dikerahkan

Tampak juga warga-warga telah memenuhi tenda-tenda yang disediakan. Mereka tidur beralaskan matras. Di sisi lain, sejumlah warga tampak mengambil barang-barang di rumahnya yang dianggap masih layak untuk digunakan.

Diketahui, waktu kejadian pada pukul 20.55 WIB, proses penanganan 21.00 WIB, dan selesai pemadaman pukul 04.15 WIB

Menurut Sekretaris Pelaksana BPBD Jakarta, Marulitua Sijabat, akan ada penambahan empat tenda untuk mengakomodir para pengungsi. Dia mengatakan, bantuan nonpangan yang telah disalurkan meliputi family kit, pakaian anak-anak, selimut, kasur, serta bantal guna menunjang kenyamanan para pengungsi selama berada di lokasi penampungan.

"Kami berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk menyediakan mobil toilet untuk pemenuhan layanan juga kepada masyarakat, termasuk dengan PLN dan Dinas Bina Marga dan dinas terkait untuk penyediaan penerangan listrik pada malam hari," katanya kepada jurnalis, di lokasi, Selasa (2/6/2026).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dari Futsal Amatir hingga Piala Dunia 2026, Taha Ali Ukir Kisah Inspiratif Bersama Swedia
• 2 jam laluberitajatim.com
thumb
Tambah 7 Kapal, TMAS Pacu Pendapatan Rp5,53 Triliun pada 2026
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
Pengambilan PIN SMPB Jatim Sampai 9 Juni, Orang Tua Murid Diminta Datang Sesuai Jadwal
• 3 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Jibom Gegana Brimob Temukan Granat Aktif di Lokasi Ledakan Bom di Biak
• 17 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Kebakaran Kemayoran Sisakan Duka, Warga Mengais Harta di Tengah Abu dan Reruntuhan
• 41 menit laludisway.id
Berhasil disimpan.