Penyebab BKT Rorotan-Cakung Menjadi "Surga" Begal: Jalur Sepi hingga PJU Dicuri

kompas.com
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Jalur alternatif sepanjang 7,5 kilometer yang menghubungkan Cakung, Jakarta Timur; Rorotan, Jakarta Utara; dan Harapan Indah, Bekasi, Jawa Barat, selama ini menjadi andalan warga untuk menghindari kemacetan.

Namun, kawasan di sepanjang Banjir Kanal Timur (BKT) Rorotan-Cakung itu kini justru dikenal sebagai salah satu titik rawan kejahatan jalanan.

Para pelaku begal disebut semakin berani melancarkan aksinya, bahkan pada siang hari.

Baca juga: Kompolnas Nilai Polisi Seharusnya Mampu Berantas Begal Tanpa Bantuan TNI

Menurut warga setempat, Yeyen (36), kondisi jalan yang panjang, relatif sepi, dan jauh dari permukiman membuat kawasan tersebut menjadi lokasi yang disukai para pelaku kejahatan.

“Sebenarnya kan ini banyak dilalui pengendara, tapi kalau siang tuh tetap sepi karena jalanannya panjang dan jauh juga dari pemukiman warga, jadi pelaku begal enak melancarkan aksinya,” kata Yeyen saat ditemui Kompas.com di lokasi, Jumat (29/5/2026).

Jalan Gelap dan Sepi

Pengemudi ojek online (ojol), Jaelani (33), yang pernah menjadi korban begal di kawasan tersebut, menilai minimnya penerangan menjadi salah satu faktor utama yang membuat BKT Rorotan-Cakung rawan kejahatan.

“Kurang penerangan dan banyak pohon gede-gede, jadinya gelap,” tutur Jaelani.

Ia mengalami aksi pembegalan pada 2022 saat mengantar penumpang dari Terminal Pulo Gebang menuju Rorotan.

Menurut Jaelani, para pelaku memanfaatkan kondisi jalan yang sepi setelah waktu Maghrib untuk melancarkan aksinya.

Saat itu, empat pelaku yang berboncengan menggunakan dua sepeda motor menghentikannya dan merampas barang berharga miliknya serta penumpang.

Baca juga: Maraknya Begal Buat Rezeki Pedagang di BKT Rorotan-Cakung Tergerus...

Meski demikian, para pelaku hanya berhasil membawa kabur ponsel milik penumpang. Jaelani mengaku sempat melakukan negosiasi dan memberikan perlawanan.

Ia bahkan ditodong senjata tajam berupa golok dan mengalami pemukulan hingga wajahnya lebam.

Nyawanya terselamatkan setelah ada pengendara lain yang melintas. Melihat situasi tersebut, para pelaku langsung melarikan diri setelah berhasil merampas ponsel Samsung milik penumpangnya.

Polisi Dalami Penyebab

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz mengatakan, pihaknya masih mendalami penyebab kawasan BKT Rorotan-Cakung menjadi lokasi yang rawan aksi begal.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Selain kawasan Rorotan-Cilincing, wilayah Tanjung Priok juga tercatat sebagai daerah yang rentan terjadi kejahatan jalanan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tak Sekadar Traveling, EduTrip UBSI Ajak Mahasiswa Studi di Singapura dan Malaysia
• 5 jam lalurepublika.co.id
thumb
ASN Pemkab Halmahera Timur rasakan layanan praktis lewat Mobile JKN
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Dari Emas ke Boneka Unta, Wajah Baru Kepulangan Haji di Sulsel
• 3 jam lalukompas.id
thumb
Indonesia Kalahkan Myanmar 3-0 di Piala AFF U19
• 8 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Kristina Bongkar Alasan Ogah Didekati Brondong, Ini Doa di Ulang Tahun ke-50
• 3 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.