JAKARTA, DISWAY.ID - Nama Ayuni Kemala Safira muncul di tengah huru-hara kasus riset palsu yang dilakukan peneliti independen, Prihantini.
Ayuni Kemala Safira menjadi salah satu korban Prihantini yang namanya dicatut 19 kali dalam riset palsu tanpa sepengetahuannya.
Hal ini diketahui usai Prihantini menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui video singkat.
BACA JUGA:Biodata dan Rekam Jejak Prihantini Terduga Riset Palsu, Dari Alumnus LPDP hingga Disebut Curi Penelitian
Melansir dari akun X @tegnell, Prihantini menyampaikan klarifikasi bahwa Ayunu Kemala Safira tidak terlibat dalam kasus riset palsu meski namanya dicantumkan dalam beberapa karya.
"Saya Prihantini, dengan segala kerendahan hati saya memohon maaf sebessar-besarnya atas kegaduhhan dari semua berita-berita yang tersebar di media sosial saat ini." ujar Prihantini dikutip Selasa, 2 Juni 2026.
"Izin untuk mengakui bahwa atas nama Ayuni Kemala teman saya, tidak terlibat apapun dalam masalah baik itu karya, abstrak, ataupun poster di media sosial ini semua sepenuhnya dari saya pribadi dan teman-teman yang saya buat." sambungnya.
Prihantini juga menegaskan sekali lagi bahwa Ayuni Kemala Safira tidak terlibat dalam kasus riset palsu, semuanya murni tanggung jawab.
"Atas nama Ayuni tidak ada sangkut paut terkait karya ini dan semuanya yang tersebar di media sosial baik itu untuk insitut yang tercantum saya memohon maaf sebesar-besarnya" jelasnya.
BACA JUGA:Biaya Kuliah Prodi Matematika FMIPA UNY Jurusan Prihantini dan Rifaldy Fajar Terduga Riset Palsu
Ayuni Kemala Safira Klarifikasi Namanya Dicatut PrihantiniSebelum Prihantini menyampaikan permohonan maaf, Ayuni Kemala Safira sempat memberikan klarifikasi atas pencatutan nama dalam sejumlah karya ilmiah.
Nama Ayuni dicatut belasan kali oleh Prihantini dalam karya ilmiah miliknya tanpa persetujuan dan tanpa sepengetahuannya.
Mengetahui hal itu, Ayuni menegaskan bahwa dirinya tidak pernah terlibat dalam karya ilmiah Prihantini baik dalam proses pengerjaan riset maupun publikasi.
"Nama saya dikaitkan dengan berbagai karya tersebut, padahal saya tidak pemah terlibat dalam proses pengerjaan riset, pengiriman, publikasi, maupun presentasi" jelas Ayuni dalam klarifikasinya.
Ayuni juga mengatakan pencatutan nama tersebut dilakukan Prihantini tanpa izin dan sepengetahuannya.
- 1
- 2
- 3
- 4
- »
- Last





