Daftar 8 Korban Pencatutan Nama Riset Palsu Prihantini-Rifaldy Fajar, Dosen hingga Ibu Kandung Jadi Sasaran

disway.id
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Kasus dugaan pencatutan nama dalam publikasi ilmiah riset palsu yang dilakukan Prihantini dan Rifaldy Fajar terus menjadi sorotan publik.

Sejumlah pihak mengaku namanya dicantumkan sebagai penulis dalam berbagai artikel riset internasional tanpa pernah memberikan persetujuan atkaupun terlibat dalam proses penelitian yang dimaksud.

Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial dan sejumlah laporan, korban pencatutan nama berasal dari berbagai latar belakang. 

BACA JUGA:Profil dan Riwayat Pendidikan Elfiany Syafruddin, Ibu Rifaldy Fajar yang Namanya Dicatut Afiliasi Fiktif UMB

Tidak hanya dosen dan akademisi, beberapa di antaranya merupakan anggota keluarga hingga rekan kampus yang tidak memiliki keterkaitan langsung dengan topik penelitian yang dipublikasikan.

Beberapa korban pencatutan nama dalam riset palsu mengeluarkan pernyataan sikap sekaligus mengklarifikasi atas tudingan yang beredar.

Mereka dengan tegas membantah keterlibatan proses maupun publikasi riset penelitian bersama Prihantini dan Rifaldy Fajar.

Adapun pencatutan nama mereka disebut dilakukan tanpa sepengetahuan dan tanpa persetujuan.

Hal ini dinilai berpotensi merugikan reputasi serta kredibilitas mereka, sejumlah korban juga menekan agar nama mereka segera dihapus dari publikasi yang tersebut.

BACA JUGA:Jaringan Rifaldy Fajar Terduga Riset Palsu Terbongkar dengan Vosviewer, Muncul 3 Nama Utama

8 Korban Pencatutan Nama Riset Palsu Prihantini dan Rifaldy Fajar 

Melansir dari banyak sumber, berikut 8 korban pencatutan nama riset palsu yang dilakukan Prihantini dan Rifaldy Fajar.

1. Intan Lisnawati

Intan Lisnawati korban pencatutan nama dalam karya ilmiah berjudul Implementation of Coping Religious in Overcoming Disorders of Physical- Psychological-Social-Spiritual in Chronic Kidney Failure Patients in the Hemodialysis Process (Based on Islamic Perspective).

Judul tersebut dikirimkan untuk mengikuti konferensi ilmiah internasional di Korea Selatan yang digelar oleh Korean Society of Nephrology pada 2020.

Intan mengetahui namanya dicatut dalam karya tersebut setelah 6 tahun kemudian, ia juga menyatakan tidak pernah terlibat dalam penyusunan artikel yang dipublikasi.

Intan sendiri diketahui merupakan teman satu angkatan dengan Rifaldy Fajar di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dengan program studi Matematika. 

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
13 Potongan Tubuh Ditemukan di Lokasi Ledakan Bom Era Perang Dunia II di Biak Numfor
• 8 jam laluokezone.com
thumb
Tambang Lesu, Pengangguran Kaltim Masih di Atas 5%
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
Viral Suroboyo Bus Ugal-ugalan di Prapen, DPRD Surabaya Minta Evaluasi dan Cek Kesehatan Sopir
• 20 jam laluberitajatim.com
thumb
Ragunan Siapkan 27 Titik Parkir Antisipasi Lonjakan Pengunjung
• 23 jam laluliputan6.com
thumb
Pendaftar Sekolah Maung di SMAN 2 Cirebon Membludak, 580 Calon Siswa Berebut 384 Kursi
• 23 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.