Pemilik Unit Pergoki Sejoli Hendak Gunakan Kamar saat Aksi Damai di Apartemen Saladin

eranasional.com
3 jam lalu
Cover Berita

Depok, ERANASIONAL.COM – Sejumlah pemilik unit Apartemen Saladin Mansion menggelar aksi damai di area hunian pada Selasa (2/6).

Dalam kegiatan tersebut, mereka menyampaikan berbagai keluhan terkait pengelolaan apartemen, mulai dari persoalan administrasi hingga dugaan penyalahgunaan unit untuk penyewaan jangka pendek.

Puluhan peserta aksi membawa spanduk dan poster berisi tuntutan kepada pengelola.

Selain mendesak penyelesaian Akta Jual Beli (AJB), mereka juga menyoroti maraknya praktik penyewaan unit secara harian bahkan per jam yang dinilai meresahkan penghuni.

Salah seorang pemilik unit, Nova, mengatakan aktivitas keluar-masuk pasangan muda ke sejumlah unit apartemen kerap terlihat.

Menurutnya, kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran di kalangan penghuni karena diduga berkaitan dengan penyewaan kamar dalam waktu singkat.

“Yang kami lihat banyak aktivitas sewa per jam. Orang keluar masuk silih berganti dan terlihat cukup terbuka. Bahkan ada pihak yang diduga menjadi broker dan sering berkumpul di sekitar area apartemen,” kata Nova kepada wartawan.

Hal senada disampaikan pemilik unit lainnya, Dela. Ia menilai tidak semua pemilik mengetahui jika unit milik mereka disewakan kembali oleh pihak lain untuk penggunaan yang dianggap tidak sesuai dengan aturan maupun tujuan hunian.

Menurut Dela, para pemilik unit biasanya saling bertukar informasi apabila menemukan indikasi penyewaan yang mencurigakan.

“Kalau ada dugaan unit disewakan per jam oleh broker, biasanya kami berusaha menghubungi pemiliknya. Bisa jadi pemilik unit tidak mengetahui aktivitas tersebut,” ujarnya.

Meski merasa resah, para pemilik unit mengaku tidak memiliki kewenangan untuk bertindak sendiri terhadap dugaan pelanggaran yang terjadi.

“Kami tidak berani melakukan penggerebekan. Namun saat aksi berlangsung, ada pasangan yang datang dan kami merasa curiga sehingga informasi tersebut disampaikan kepada petugas keamanan,” katanya.

Di tengah aksi damai, petugas keamanan bersama aparat kepolisian dan sejumlah pemilik unit kemudian mendatangi sepasang muda-mudi yang baru tiba di lokasi.

Keduanya dimintai keterangan terkait tujuan kedatangan mereka ke apartemen tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, seorang pemuda berusia 18 tahun mengaku datang bersama kekasihnya untuk menggunakan kamar yang telah disewa sebelumnya.

Keduanya membantah adanya aktivitas lain selain keperluan pribadi.

Salah seorang dari pasangan tersebut menyebut kamar yang disewa hanya digunakan untuk menonton layanan hiburan digital.

“Katanya hanya untuk menonton Netflix,” ujar salah satu pihak yang berada di lokasi.

Sementara itu, perempuan yang mendampingi pemuda tersebut mengaku kamar itu disewa oleh kekasihnya.

Ia juga menyebut kunjungan tersebut merupakan pengalaman pertama mereka menggunakan fasilitas apartemen tersebut.

Hingga kini, pihak pengelola Apartemen Saladin Mansion belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan

para pemilik unit maupun dugaan penyalahgunaan unit yang menjadi sorotan dalam aksi tersebut.

Para pemilik berharap pengelola segera merespons berbagai aspirasi yang disampaikan serta mengambil langkah konkret untuk menjaga keamanan, kenyamanan, dan fungsi hunian sesuai peruntukannya. []


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Trump: Kesepakatan AS-Iran mungkin tercapai pekan depan
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
Simak Cerita Husnul, Jamaah Haji Termuda Soppeng Didepan Menteri Haji dan Umrah
• 16 jam laluterkini.id
thumb
Persebaya Surabaya Resmi Pertahankan Francisco Rivera dan Jefferson Silva, Depak Empat Legiun Asing
• 14 jam laluharianfajar
thumb
3 Hari Diburu, Maling Motor Dinas Kodim 0207/Simalungun Akhirnya Tertangkap
• 5 jam lalurctiplus.com
thumb
Ajak Perempuan untuk Berekspresi Lewat Kecantikan, TikTok Hadirkan ForYouBeauty
• 11 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.