TANGERANG, iNews.id - Warga Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, digegerkan dengan penemuan jasad pria di dalam rumah kontrakan pada Selasa (2/6/2026) sore. Korban yang diketahui berinisial R dan berprofesi sebagai pedagang cilok ditemukan tewas bersimbah darah dan diduga menjadi korban pembunuhan.
Jasad korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam kontrakan yang ditempatinya. Darah terlihat membasahi sebagian besar tubuh korban saat pertama kali ditemukan warga.
Kapolsek Cikupa AKP Syamsul Bahri mengatakan, jasad korban pertama kali ditemukan oleh tetangga yang curiga karena korban tidak terlihat beraktivitas selama beberapa hari terakhir.
Karena tidak mendapat respons saat memanggil korban dari luar rumah, tetangga kemudian mengajak warga lain untuk membuka paksa pintu kontrakan. Setelah pintu berhasil dibuka, korban ditemukan dalam posisi tertelungkup dan sudah tidak bernyawa.
Baca Juga:Polisi Gerebek Apartemen Jadi Gudang Vape Narkoba di Medan, 2 Pengedar DitangkapPenemuan tersebut segera dilaporkan ke Polsek Cikupa. Petugas yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari para saksi.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari warga sekitar, korban merupakan warga asal Madura yang baru sekitar 10 hari menempati kontrakan tersebut bersama seorang temannya.
"Korban sebagai pegawai (pedagang) cilok dan tinggal bersama satu orang temannya," ujar AKP Syamsul Bahri di lokasi.
Hingga kini, polisi masih mendalami penyebab pasti kematian korban. Sejumlah langkah penyelidikan terus dilakukan, mulai dari memeriksa saksi-saksi, menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV), hingga mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian.
Polisi belum menyimpulkan motif maupun pelaku dalam kasus tersebut. Namun, dugaan sementara mengarah pada tindak pidana pembunuhan dan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
"Hasil olah TKP bahwa ditemukan darah dan posisi korban tengkurap di lantai. Saat ini kami mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan membawa korban ke RSUD Balaraja untuk melakukan identifikasi penyebab kematian korban," ucapnya.
#regional




