Pantau - Perum Bulog DKI Jakarta dan Banten mempercepat penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada masyarakat penerima bantuan pangan (PBP) dengan target realisasi 100 persen sebelum akhir Juni 2026 guna mengantisipasi potensi kenaikan harga pangan.
Pemimpin Wilayah Bulog DKI Jakarta dan Banten, Taufan Akib, mengatakan percepatan penyaluran dilakukan agar seluruh bantuan dapat tersalurkan dalam waktu yang telah ditetapkan.
"Percepatan ini bertujuan mencapai realisasi penyaluran 100 persen sebelum akhir Juni 2026," ungkap Taufan Akib.
Penyaluran bantuan pangan dilakukan secara serentak di sejumlah kecamatan di Jakarta pada Selasa, 2 Juni 2026.
Wilayah yang mulai melaksanakan distribusi bantuan antara lain Kecamatan Palmerah, Gambir, Kramat Jati, Kebayoran Lama, Pasar Rebo, Tanah Abang, Cempaka Putih, Pulogadung, Kemayoran, Penjaringan, Cakung, Ciracas, Sawah Besar, Johar Baru, dan Koja.
Bulog menargetkan seluruh bantuan pangan di wilayah DKI Jakarta dapat tersalurkan 100 persen dalam dua hingga tiga minggu ke depan.
Hingga 2 Juni 2026, dari total pagu 725.779 penerima bantuan pangan di Jakarta, bantuan telah tersalurkan kepada 379.002 penerima atau setara 52,22 persen dari target.
Penyaluran Serentak Jadi Strategi PercepatanBulog menyebut salah satu strategi utama percepatan distribusi adalah pelaksanaan penyaluran bantuan secara serentak di berbagai wilayah.
Koordinasi terus dilakukan bersama pihak kecamatan dan kelurahan untuk memastikan kesiapan lokasi serta waktu pelaksanaan distribusi di lapangan.
Bulog juga akan mempercepat penyaluran kepada penerima yang belum memperoleh bantuan.
Berdasarkan proyeksi Bulog, penyaluran bantuan pangan di Jakarta dapat mencapai 100 persen paling lambat pada pekan ketiga Juni 2026.
Banten Capai Realisasi Penyaluran 73,63 PersenSelain Jakarta, percepatan penyaluran bantuan pangan juga dilakukan di wilayah Provinsi Banten.
Bulog memproyeksikan penyaluran bantuan pangan di Banten selesai pada pekan ketiga Juni 2026.
Total pagu bantuan pangan di Banten mencapai 1.298.597 penerima bantuan pangan.
Hingga 2 Juni 2026, bantuan telah tersalurkan kepada 956.197 penerima atau setara 73,63 persen dari total target.
Di Banten, distribusi bantuan ditangani oleh tiga kantor cabang utama yakni Kantor Cabang Serang, Kantor Cabang Tangerang, dan Kantor Cabang Lebak.
Kantor Cabang Tangerang mencatat realisasi penyaluran tertinggi dengan capaian 91,52 persen.
Hasil rapat koordinasi teknis di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada akhir Mei 2026 memutuskan masa penyaluran bantuan pangan diperpanjang hingga Juni 2026 untuk alokasi beras dan minyak goreng periode Februari-Maret 2026.
Menurut Bulog, keputusan tersebut merupakan langkah strategis pemerintah untuk menjaga stabilitas harga pangan.
Setiap penerima bantuan memperoleh 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng yang mencakup alokasi untuk dua bulan penyaluran.
Bulog berharap program bantuan pangan dapat membantu menahan peningkatan permintaan bahan pangan di pasar sehingga potensi kenaikan harga dapat ditekan, daya beli masyarakat tetap terjaga, dan stabilitas ekonomi daerah dapat didukung.




