Ayi Solehudin (49), warga asal Campaka, Kabupaten Cianjur, yang ditemukan di kawasan hutan Gunung Salak, Sukabumi, kini dalam kondisi baik.
Setelah dikabarkan hilang selama kurang lebih empat tahun, Ayi kembali dapat berkumpul dengan keluarganya di Kampung Subela RT 03/05, Desa Sukajadi, Kecamatan Campaka.
Pantauan kumparan, Ayi kini menempati rumah panggung sederhana berdinding bilik yang merupakan peninggalan orang tuanya yang telah lama meninggal dunia.
Untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya, seperti makan dan pakaian, semuanya disiapkan oleh kakak kandungnya, Ujang Sulaeman (53), yang rumahnya berjarak hanya beberapa meter.
Meski masih belum dapat diajak berkomunikasi oleh keluarga maupun tetangganya, kondisi Ayi cukup baik, terlihat dari berat badannya yang mulai bertambah.
"Alhamdulillah, sekarang kondisinya cukup baik. Ayi, sudah tidak pernah lagi keluar rumah. Kesehariannya, hanya berdiam diri, kadang di ruang tengah, kadang di kamarnya," kata kakak kandungnya, Ujang Sulaeman, saat ditemui kumparan di rumahnya, Selasa (2/6).
Ujang menyebutkan kondisi adiknya saat kali pertama ditemukan sangat lemah dan mengkhawatirkan. Badannya sangat kurus dan tidak terawat.
"Sekarang berat badannya mulai naik, makannya juga baik. Namun, untuk kondisi giginya memang habis, mungkin selama meninggalkan rumah tidak pernah mandi ataupun gosok gigi," ujarnya.
Berdasarkan keterangan yang diterimanya, kata Ujang, adiknya ditemukan oleh warga di dekat sumber mata air di kawasan hutan Gunung Salak, Sukabumi.
"Pemerintah kecamatan juga sudah datang, dan akan memberikan perhatian, terutama dalam hal penanganan kesehatannya. Tadi, Pak Camat dan kepala puskesmas datang. Mereka, juga akan memfasilitasi pengobatan adik saya," jelasnya.
Camat Campaka, Tb Ganny, mengaku telah berkoordinasi dengan puskesmas setempat untuk rutin memberikan pelayanan kesehatan kepada Ayi.
Selain itu, lanjut Ganny, pihaknya juga tengah mengurus BPJS Kesehatan untuk Ayi agar lebih mudah mendapatkan perawatan.
"Kita sinergi untuk memberikan layanan terhadap, saudara Ayi ini. Terutama dalam mendapatkan layanan kesehatan dan sosialnya. Puskesmas juga rutin datang untuk memeriksa kesehatannya," pungkas Ganny.





