jpnn.com, JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga yang terdampak kebakaran di kawasan Jalan Haji Ung atau Pasar Jiung, Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Sejak kejadian terjadi, Baznas langsung mengerahkan sejumlah unit layanan, mulai dari Baznas Tanggap Bencana (BTB), Rumah Sehat Baznas (RSB), tim kemanusiaan, hingga dapur umum untuk membantu penanganan darurat di lokasi.
BACA JUGA: Kebakaran Permukiman di Kawasan Pasar Jiung Kemayoran, 3 Orang Terluka
Pimpinan Baznas Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Idy Muzayyad, mengatakan bantuan diberikan untuk meringankan beban warga yang kehilangan tempat tinggal akibat musibah tersebut.
Menurut Idy, tim yang diterjunkan bertugas membantu proses evakuasi, melakukan asesmen kebutuhan korban, serta memastikan distribusi bantuan dapat menjangkau warga terdampak secara cepat.
BACA JUGA: Gubernur Pramono: Penataan Lokasi Sementara untuk Korban Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati Segera Rampung
“Telah terjadi kebakaran besar, kami (Baznas) langsung kirimkan tim untuk segera membantu masyarakat terdampak. Kami juga sangat berduka, karena salah satu korbannya Mbak Risma yang merupakan barista ZCoffee binaan Baznas,” ujar Idy dalam keterangannya, Selasa (2/6).
Selain bantuan evakuasi, Baznas juga membuka layanan kesehatan melalui Rumah Sehat Baznas untuk memberikan pemeriksaan dan pengobatan kepada warga yang membutuhkan.
BACA JUGA: Baznas Kembali Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp 5 Miliar untuk Palestina
Layanan tersebut difokuskan bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap, kelelahan, maupun dampak lain dari kebakaran.
Di sisi lain, dapur umum Baznas turut menyiapkan makanan siap saji guna memenuhi kebutuhan konsumsi para pengungsi selama masa tanggap darurat berlangsung.
Idy menegaskan Baznas akan terus berkoordinasi dengan pemerintah dan berbagai pihak untuk memastikan bantuan lanjutan dapat tersalurkan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak.
“Kami harus bersinergi dengan berbagai elemen masyarakat. Dukungan bersama sangat dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan kondisi warga yang terdampak musibah tersebut,” kata Idy.
Kebakaran diketahui terjadi pada Senin (1/6/2026) malam dan hingga kini proses pendataan korban serta penanganan pascakejadian masih terus dilakukan oleh pihak terkait. (jlo/jpnn)
Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh




