Terungkap! 4 Pelaku Pemalsuan Riset Ternyata Jebolan UNY

rctiplus.com
1 jam lalu
Cover Berita
Terungkap! 4 Pelaku Pemalsuan Riset Ternyata Jebolan UNYNasional | inews | Selasa, 2 Juni 2026 - 22:15Dengarkan Berita

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendikti Saintek) mengungkap identitas empat peneliti yang diduga terlibat menggunakan riset palsu dalam forum ilmiah dunia hingga viral di media sosial. Keempatnya diketahui lulusan S1 Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

"Bahwa benar empat orang itu, tadi seperti yang ditanyakan, bahwa benar empat orang itu lulusan S1-nya adalah UNY (Universitas Negeri Yogyakarta)," ucap Mendikti Saintek, Brian Yuliarto dalam Rapat Kerja bersama Komisi X DPR di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Brian menambahkan, identitas para terduga pelaku ini terungkap dari hasil investigasi awal yang telah dilakukan oleh Irjen Kemendikti Saintek dan telah dikoordinasikan dengan UNY.

Lebih lanjut, keempat terduga pelaku tersebut menempuh jalur pendidikan S2 di perguruan tinggi yang berbeda-beda. Di sisi lain, dia memastikan jika keempatnya bukan merupakan dosen atau memiliki afiliasi dengan perguruan tinggi.

Baca Juga:Kaesang Bertemu Tokoh Lintas Agama di Lombok

"Sehingga tentu secara administrasi, kita tidak memiliki payung hukum untuk penanganan dan memproses lebih lanjut," tuturnya.

Meski begitu, dia memastikan bahwa secara etika apa yang dilakukan para pelaku telah mencoreng nama baik penelitian di Indonesia. Padahal, masih banyak juga peneliti-peneliti Indonesia yang sangat kredibel dan memiliki dedikasi tinggi.

"Sehingga kami tetap akan memproses, Bapak Ibu sekalian. Dari tim hukum kami sedang mencari celah apa yang bisa digunakan untuk melakukan proses tindakan hukum lebih lanjut," tuturnya.

Sebelumnya, dugaan penipuan dan pemalsuan riset yang menyeret sejumlah warga negara Indonesia (WNI) dalam konferensi International Symposium on Pneumococci and Pneumococcal Diseases (ISPPD) 2026 di Kopenhagen, Denmark, terungkap setelah peserta konferensi menemukan berbagai kejanggalan saat sesi presentasi ilmiah berlangsung.

Kasus tersebut viral di media sosial usai salah satu peserta konferensi, Ida Bagus Mandhara Brasika, mengungkap temuannya melalui akun Threads @mandharabrasika pada Selasa (26/5/2026).

Baca Juga:Bareskrim Polri Bongkar Penyalahgunaan LPG Subsidi di Klaten, Tangkap 2 Tersangka

"Beberapa orang Indonesia ketahuan melakukan pemalsuan terorganisir di depan ribuan ilmuwan dunia," tulis Mandhara dalam unggahannya, dikutip Kamis (28/5/2026).

#yogya

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kronologi Kuntilanak Jadi-jadian Diciduk Polisi, Apa Motifnya hingga Bikin Warga Tuban Resah?
• 4 jam lalugrid.id
thumb
Pengamat: Teddy Indra Wijaya Pilih Fokus Bekerja Ketimbang Menanggapi Sorotan Publik
• 58 menit lalujpnn.com
thumb
Pria di Surabaya Palak Sopir Truk di Pelabuhan, Minta Uang Buat Beli Arak
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Daya Tampung SMA/SMK Negeri Terbatas, Dindik Jatim Gandeng Sekolah Swasta Siapkan Beasiswa
• 13 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Gugat Polda Metro Hentikan Penyidikan Kasus Air Keras, PN Jaksel Kabulkan Sebagian Praperadilan Andrie Yunus
• 11 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.