Persia & Co Mundur dari Tim Legal Hanania Travel, Tak Tangani Kasus Penipuan

kompas.com
8 jam lalu
Cover Berita

TANGERANG, KOMPAS.com - Firma hukum Persia & Co mengakhiri hubungan profesional sebagai tim pendamping hukum korporasi bagi PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Travel.

Keputusan pengunduran diri ini diambil di tengah bergulirnya proses hukum di Polda Metro Jaya yang menjerat Direktur Utama Hanania Travel, Ahmad Syah Farhan, sebagai tersangka dugaan penipuan umrah.

Managing Partner Persia & Co, Marisya Icha, menjelaskan bahwa hubungan profesional tersebut hanya berlangsung sejak 15 Maret 2026 hingga 25 Mei 2026.

"Kami sampaikan bahwa Persia & Co secara resmi telah menarik diri. Pengunduran diri secara resmi telah kami sampaikan tertulis kepada pihak terkait pada 28 Mei 2026," ujar Icha dalam keterangannya di kawasan BSD, Kabupaten Tangerang, Selasa (2/6/2026).

Baca juga: Awal Mula Krisis Keuangan Hanania Travel yang Bikin Gali Lubang Tutup Lubang

Batasan kewenangan legal corporate

Pihak firma menegaskan bahwa selama masa kerja sama, kapasitas mereka bukan sebagai kuasa hukum untuk menangani perkara pidana, melainkan hanya sebagai legal corporate.

Ruang lingkup tugas mereka terbatas pada urusan internal perusahaan seperti penyusunan kontrak, membantu penyusunan kerjasama dengan vendor maupun pihak ketiga, pengelolaan hak kekayaan intelektual, serta memastikan dokumen-dokumen perusahaan tetap lengkap dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

"Sehubungan dengan berbagai perkembangan yang saat ini menjadi perhatian publik, kami perlu menegaskan bahwa hingga saat ini, Persia & Co belum menerima kuasa untuk menangani maupun mendampingi laporan-laporan polisi atau proses hukum yang saat ini sedang berjalan terkait Hanania," ujar Marisya.

Alasan hati nurani

Selain batasan profesional, Persia & Co mengakui bahwa keputusan mundur ini didorong oleh rasa empati terhadap para korban.

Banyaknya aduan dan cerita pilu dari jemaah yang telah menabung bertahun-tahun membuat pihak firma merasa berat secara moral untuk melanjutkan pendampingan.

"Sebenarnya nih ya, kenapa saya juga salah satunya kita menarik diri atau mengundurkan diri, di sini atas dasar apa ya, hati nurani saya yang saya juga nggak kuat, nggak tega, banyak yang nge-DM saya, 'Kak kita udah kumpulin duit dari jauh-jauh hari, dari bertahun-tahun untuk, untuk orang tuasaya bisa umrah'," ungkap Marisya.

Baca juga: Polisi Bakal Panggil Influencer yang Promosikan Hanania Travel

Latar belakang kasus

Kasus yang menjerat Hanania Travel bermula sejak awal 2026, ketika ribuan calon jemaah yang telah melunasi biaya umrah sejak akhir 2025 gagal diberangkatkan sesuai jadwal.

Padahal, para jemaah diklaim sudah menerima koper, seragam, hingga visa.

Pihak travel sempat berdalih bahwa kegagalan keberangkatan disebabkan oleh faktor force majeure, yakni situasi perang di Timur Tengah yang mengakibatkan pembengkakan biaya operasional.

Hanania Travel mengklaim harus menanggung biaya hotel dan kebutuhan 800 jemaah yang tertahan di luar negeri selama 11 hari.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Namun, pengakuan tersebut disanggah oleh para korban. Hasil penelusuran mandiri para jemaah menunjukkan bahwa tiket pesawat dan hotel memang belum diterbitkan (issued) karena ketiadaan dana.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pleidoi Emosional Nadiem di Pengadilan: Klaim Hemat Rp3,9 Triliun dan Bantah Korupsi
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Ancol Gratiskan Tiket Masuk pada 8-19 Juni 2026, Ini Syarat dan Ketentuannya
• 1 jam lalukompas.com
thumb
Manfaat Rutin Merapikan Tempat Tidur Setiap Pagi
• 12 jam lalubeautynesia.id
thumb
Kepala Gudang PT Cimory Edarkan Produk Kedaluwarsa, Label Dihapus dengan Thinner lalu Dicetak Ulang
• 20 jam lalurealita.co
thumb
Cerita Nenek 80 Tahun Selamat dari Kebakaran Kemayoran, Jauhi Kobaran Api Pakai Tongkat
• 19 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.