Kerugian Kasus Dugaan Penipuan Hanania Travel Mencapai Rp12,14 Miliar, Calon Jemaah Gagal Umrah Sejak Maret

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Direktur Utama PT Khasanah Tamma Internasional, Ahmad Syah Farhan (ASF) kini telah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan perjalanan umrah yang dilakukan oleh Hanania Group.

Berdasarkan hasil penyidikan, Polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap 38 korban dengan total kerugian yang saat ini sudah terverifikasi mencapai Rp4,2 miliar.

Baca Juga :
Polisi Buru Aset Bos Hanania Travel, Uang Korban Umrah Berpotensi Dikembalikan
Kasus Umrah Hanania Group Melebar, Keanu Agl hingga Awkarin Berpotensi Dipanggil Polisi

Namun, berdasarkan laporan yang diterima dari para korban, total kerugian calon jemaah haji yang dilaporkan mencapai Rp12,14 miliar.

Melalui Konferensi Pers, Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin menjelaskan kejadian ini dimulai pada bulan Februari 2026 dimana para jemaah telah dijanjikan pada bulan Maret hingga Juli 2026.

“Waktu kejadian pada bulan Februari 2026, yang merupakan waktu pembayaran para jemaah umrah yang dijanjikan berangkat pada bulan Maret, April, Juni, dan Juli 2026. Tempat kejadian di Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan yang merupakan kantor dari PT Khasanah Tamma Internasional selaku travel yang menyediakan jasa ibadah umrah,” ungkap Kombes Pol Iman Imanuddin pada konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta pada Selasa, (2/6/2026).

Direktur Utama Hanania Group, Ahmad Syah Farhan (ASF)
Photo :
  • Kolase Viva/ TikTok @dwiutariri

Pelapor bersama korban lainnya melaporkan kasus dugaan penipuan ini ke Polda Metro Jaya pada 28 Mei 2026.

Penawaran diajukan pihak Hanania seperti yang tertera pada akun Instagram @hananiagroup.id, harga paket perjalanan beragam mulai dari Rp29,9 juta hingga Rp46 juta.

Bukan hanya keberangkatan pada bulan Juni dan Juli, ternyata korban yang dijadwalkan berangkat pada bulan Maret dan April juga gagal berangkat.

Saat para korban mempertanyakan kejelasan mengenai alasan batal berangkat umrah, pihak travel tidak dapat menjelaskan secara jelas terkait penggunaan dana yang telah diterima.

“Uang yang digunakan sebagian digunakan untuk kepentingan lain diluar perjalanan umrah para jemaah. Kemudian sebagian juga digunakan untuk membayar influencer. Ini untuk kepentingan marketing,” ujarnya.

Hingga kini pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi maupun pengumpulan alat bukti pendukung lainnya.

Mengingat calon jemaah umrah yang mendaftar cukup banyak, Polda Metro Jaya telah membuka posko pengaduan untuk para korban dugaan penipuan dari biro perjalanan tersebut.

Baca Juga :
Fakta Baru Kasus Hanania Group: Dana Umrah Diduga 'Mengalir' ke Influencer
Drama Umrah Hanania Travel Berlanjut, 85 Mitra Ikut Lapor ke Polda dengan Kerugian Rp20 M
Tak Perlu Menunggu Kesempatan Haji atau Umrah, Lakukan Cara ini Agar Hajat Segera Dikabulkan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sekolah Rakyat Menyenangkan: Mensos dan Wamensos Dialog dengan Siswa dan Calon Siswa
• 5 jam laludisway.id
thumb
Ciri Kepribadian Orang yang Suka Melakukan Apa Pun Sendiri
• 12 jam lalubeautynesia.id
thumb
Polisi Panggil Warga Pasar Kemis soal Buang Limbah hingga Kotoran Hewan ke Jalan
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Rayuan Hanania Travel Gaet Korban: Iming-iming Umrah VIP hingga Wisata Luar Negeri
• 11 jam laluliputan6.com
thumb
Kemenperin Buka Jalan Pelaku Industri Kecil Masuk Rantai Pasok Kendaraan Listrik
• 9 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.