Persia & Co Ungkap Alasan Mundur dari Tim Legal Hanania Travel: Banjir Keluhan Jemaah

kompas.com
9 jam lalu
Cover Berita

TANGERANG, KOMPAS.com - Managing Partner Persia & Co, Marissya Icha, menjelaskan alasan pihaknya mengakhiri hubungan kerja dengan PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Travel.

Ia mengatakan, keputusan tersebut diambil setelah pihaknya mempertimbangkan berbagai aspek, salah satunya banyaknya keluhan dan cerita dari jemaah yang mengaku dirugikan.

"Saya juga enggak kuat, enggak tega. Banyak (jemaah) yang nge-DM saya, 'Kak, kita sudah kumpulin duit dari jauh-jauh hari, dari bertahun-tahun untuk orangtua saya bisa umrah'," ujar Marissya dalam konferensi pers di Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Selasa (2/6/2026).

Baca juga: Terungkap Sumber Api Kebakaran Kemayoran, Diduga Berasal dari Kompor

Marissya mengaku bahwa banyaknya pesan yang didapatinya itu membuat dia merasa berat untuk melanjutkan pendampingan hukum terhadap Hanania Travel.

Menurut dia, secara profesional pihaknya masih dapat memberikan bantuan hukum kepada Hanania Travel. Namun, pertimbangan moral membuatnya sulit untuk meneruskan pembelaan tersebut.

"Dengan adanya kayak gini rasanya, wah zalim enggak nih ya kalau kita terus membela. Sebenarnya bisa kami lakukan, cuma rasanya hati saya juga agak berat untuk melanjutkan ini," jelas Marissya.

Ia memastikan bahwa keputusan tersebut murni karena pertimbangan profesional dan pribadi.

Sebelumnya, dalam pernyataan resminya, Marissya menyampaikan Persia & Co telah mengakhiri hubungan kerja dengan Hanania Travel yang berlangsung sejak 15 Maret hingga 25 Mei 2026.

Pengunduran diri tersebut, kata dia, telah disampaikan secara resmi dan tertulis kepada pihak terkait.

"Perlu kami tegaskan bahwa Persia & Co secara resmi telah menarik diri dan mengakhiri hubungan profesional sebagai tim legal Hanania," kata Marissya.

Baca juga: Bos Hanania Disebut Pernah Minta Tolong ke Kemenag saat Ratusan Jamaah Terdampak Perang Timteng

Meski tidak lagi menjadi kuasa hukum Hanania, Marissya memastikan pihaknya tetap menghormati prinsip kerahasiaan klien sebagaimana diatur dalam profesi advokat.

Ia juga menegaskan Persia & Co tidak menangani laporan polisi maupun proses hukum yang saat ini tengah berjalan terkait Hanania Travel.

"Persia & Co belum menerima kuasa untuk menangani maupun mendampingi laporan-laporan polisi atau proses hukum yang saat ini sedang berjalan terkait Hanania," ucap Marisya.

Latar belakang kasus

Kasus yang menjerat Hanania Travel bermula sejak awal 2026, ketika ribuan calon jemaah yang telah melunasi biaya umrah sejak akhir 2025 gagal diberangkatkan sesuai jadwal.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Padahal, para jemaah diklaim sudah menerima koper, seragam, hingga visa.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menhan di Depan Komcad ASN: Birokrasi Harus Kuat, Waspada Pengaruh Ideologi Luar
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Fenomena Aneh Tiba-Tiba Muncul di Warteg, Ada Apa dengan Ekonomi RI?
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Idol Group J-Pop, Arashi, Menutup Karier Setelah 26 Tahun Berkarya
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Podium MI: Ironi Garuda Imitasi
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
BGN Diminta Berbenah Setelah Dadan Hindayana Dicopot
• 16 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.