AS Klaim Ada Kemajuan dalam Perundingan Israel-Lebanon

detik.com
8 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) mengklaim "kemajuan terus berlanjut" dalam pembicaraan antara Israel dan Lebanon. Departemen Luar Negeri AS juga mengklaim perundingan Israel-Lebanon sudah hampir menuju kesepakatan yang baik.

"Kemajuan terus berlanjut di jalur politik dan keamanan saat kita melepaskan diri dari kegagalan 20 tahun terakhir dan maju menuju kesepakatan komprehensif yang bertujuan untuk memulihkan kedaulatan Lebanon dan memastikan keamanan Israel," kata juru bicara Departemen Luar Negeri Tommy Pigott dilansir CNN, Rabu (3/6/2026).

Baca juga: BP MPR Gelar FGD: Pakar Desak Stop Tumpang Tindih Proyek Pusat-Daerah

Dia mengatakan "kemajuan terus berlanjut di jalur politik dan keamanan" dalam pembicaraan yang dimediasi AS antara Israel dan Iran di Washington, DC. Bahkan, mereka mengatakan pembicaraan akan berlanjut besok.

Pengumuman itu disampaikan beberapa jam setelah Menteri Luar Negeri Marco Rubio mengatakan Iran sedang berupaya untuk "menghalangi" upaya diplomatik antara kedua negara.

Baca juga: Pecah Amarah Trump ke Netanyahu

Sebelumnya, pada Senin (1/6), Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Israel dan Hizbullah, melalui perantara masing-masing, telah sepakat untuk menghentikan aksi saling tembak.

Pernyataan Trump tersebut disampaikan setelah Iran menyatakan adanya penangguhan perundingan dengan Amerika Serikat terkait serangan Israel yang terus berlanjut di Lebanon Selatan. Serangan tersebut sejauh ini telah menewaskan lebih dari 3.400 orang dan menyebabkan lebih dari satu juta orang mengungsi.

Trump mengatakan kepada ABC News bahwa dirinya yakin kesepakatan dengan Iran dapat tercapai "dalam sepekan ke depan." Sasaran perundingan adalah memperpanjang gencatan senjata dan membuka kembali Selat Hormuz.

Trump mengatakan telah berbicara dengan Perdana Menteri Israel Benjamin 'Bibi' Netanyahu serta perwakilan senior Hizbullah.

"Saya melakukan diskusi yang sangat produktif dengan Perdana Menteri Israel Bibi Netanyahu. Tidak akan ada pasukan Israel yang menuju Beirut, dan pasukan yang sebelumnya bergerak ke sana telah diperintahkan untuk pulang," tulis Trump di media sosial.

"Demikian pula, melalui perwakilan tinggi mereka, saya melakukan percakapan yang sangat baik dengan Hizbullah, dan mereka sepakat untuk menghentikan semua aksi saling tembak. Israel tidak akan menyerang mereka, dan mereka juga tidak akan menyerang Israel."




(zap/yld)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Trump Perketat Pengawasan AI, Model Canggih Harus Diuji Pemerintah AS
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
122 Prodi Ditutup, Mendiktisaintek: Bukan Usulan Kami
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Dukung Ketahanan Pangan, Proyek Irigasi Wanam Merauke Dikebut
• 48 menit lalurepublika.co.id
thumb
Sumardji Jelaskan Rencana TC 20 Hari Timnas Indonesia di Bali pada Juli 2026: Target Kami Tidak Main-Main, Juara Piala AFF
• 5 jam lalubola.com
thumb
PLN akan Rampingkan Setengah Entitas Usaha Jadi 23 Unit pada 2028
• 6 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.