JAKARTA, DISWAY.ID -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup menguat pada perdagangan Selasa, 2 Juni 2026.
Setelah sempat bergerak fluktuatif sepanjang sesi perdagangan, IHSG akhirnya ditutup naik 1,11 persen ke level 6.195,43.
Penguatan indeks didorong oleh kinerja positif sejumlah sektor, terutama sektor energi serta properti dan bahan baku yang menjadi motor utama kenaikan pasar.
BACA JUGA:Dasco: Aspirasi Masyarakat dan DPR Jadi Pertimbangan Prabowo Copot Dadan Hindayana dari BGN
Diketahui, penguatan tersebut dipimpin oleh saham-saham sektor Energy (+1.61 persen) dan Properties & Basic Materials (+1.32 persen).
Menurut Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, Reza Priyambada, penguatan ini sendiri turut disebabkan oleh kenaikan saham-saham konglomerat dan nilai tukar rupiah yang ditutup menguat 0,2 persen.
"Sentimen positif disebabkan oleh kenaikan saham-saham konglomerat dan nilai tukar rupiah yang ditutup menguat 0,2 persen ke level Rp 17.830 per dolar AS," jelas Priyambada kepada Disway, pada Rabu, 3 Juni 2026.
Di sisi lain, data PT Reliance Sekuritas Indonesia juga menunjukkan bahwa candle terakhir IHSG berbentuk black spinning top, berhasil menembus MA5, indikator Stochastic golden cross pada area deep oversold.
Sehingga dengan demikian, pergerakan IHSG pada Rabu ini diperkirakan akan kembali mengalami penguatan.
BACA JUGA:Mengadu ke DPR, Warga Sukaresmi Minta Perusahaan Hentikan Land Clearing di Lahan Eks PTPN
"Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support pada level 6,144 dan resistance pada level 6,264 dengan kecenderungan menguat," ujar Priyambada.
Rekomendasi Saham
Sementara itu, berikut adalah empat rekomendasi saham potensial rekomendasi para analis yang menarik untuk dipantau.
Stock picks: ELSA, AKRA, BRIS, TPIA
ELSA - Buy
- 1
- 2
- 3
- 4
- »





