Pengunjung Mal Naik hingga 15% saat Libur Panjang, Tujuan untuk Kuliner-Hiburan

kumparan.com
8 jam lalu
Cover Berita

Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) mengatakan libur panjang pada pekan lalu berdampak positif terhadap jumlah kunjungan masyarakat ke mal.

Ketua Umum APPBI, Alphonsuz Widjaja, mengatakan libur panjang akhir pekan lalu memberikan dorongan signifikan terhadap aktivitas pusat perbelanjaan. Menurutnya, jumlah pengunjung mal meningkat sekitar 10-15 persen dibandingkan akhir pekan biasa.

“Libur panjang ini sangat membantu sektor ritel. Pusat perbelanjaan menjadi salah satu destinasi utama masyarakat untuk mengisi waktu liburan sehingga terjadi peningkatan kunjungan dibandingkan akhir pekan normal,” ujar Alphonsuz dalam keterangannya, Rabu (3/6).

Alphonsuz melanjutkan, tingginya mobilitas masyarakat ke pusat perbelanjaan menunjukkan bahwa aktivitas konsumsi tetap berlangsung, meskipun industri ritel sedang berada dalam siklus musiman yang biasanya lebih lambat setelah Ramadan dan Idul Fitri.

Kondisi tersebut terlihat dari ramainya aktivitas di berbagai pusat perbelanjaan, terutama pada sektor kuliner dan hiburan yang menjadi pilihan utama masyarakat selama masa liburan.

“Yang paling mendominasi adalah kuliner dan hiburan. Masyarakat tetap datang ke pusat perbelanjaan untuk berbelanja sekaligus menikmati berbagai aktivitas rekreasi bersama keluarga,” jelasnya.

Alphonzus mengatakan, periode kuartal II dan III secara historis merupakan masa low season bagi industri ritel. Namun, tahun ini pelaku usaha menyiapkan berbagai program promosi dan kegiatan untuk menjaga momentum konsumsi masyarakat sehingga aktivitas ekonomi tetap bergerak.

Dalam waktu dekat, misalnya, sektor ritel akan ditopang oleh momentum liburan sekolah yang diperkirakan kembali meningkatkan kunjungan ke pusat perbelanjaan. Setelah itu, berbagai program belanja dan festival ritel akan digelar di sejumlah daerah hingga menjelang akhir tahun.

“Banyak program yang disiapkan sepanjang tahun, mulai dari liburan sekolah, perayaan Hari Kemerdekaan hingga berbagai festival belanja daerah. Ini menjadi cara untuk menjaga aktivitas ekonomi dan konsumsi masyarakat tetap berjalan,” ujarnya.

APPBI juga melihat bahwa pusat perbelanjaan kini tidak hanya berfungsi sebagai lokasi transaksi jual beli, tetapi telah berkembang menjadi pusat aktivitas sosial masyarakat. Faktor tersebut membuat mal tetap menjadi tujuan utama masyarakat untuk berkumpul, bersantai, dan menikmati berbagai hiburan.

Menurut Alphonsuz, tren tersebut menjadi salah satu alasan mengapa pusat perbelanjaan masih mampu mempertahankan tingkat kunjungan yang baik meski di tengah tantangan ekonomi global dan persaingan dengan platform belanja daring.

“Orang datang ke pusat perbelanjaan bukan hanya untuk belanja. Mereka mencari pengalaman, hiburan, dan interaksi sosial yang tidak bisa diperoleh secara online,” katanya.

Ia menambahkan, selama daya beli masyarakat tetap terjaga, sektor ritel akan terus menjadi salah satu motor penggerak perekonomian nasional. Untuk itu, berbagai program stimulus yang mendorong konsumsi masyarakat dinilai penting untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.

“Kalau masyarakat tetap berbelanja, ekonomi akan terus bergerak. Karena itu yang paling penting adalah menjaga dan meningkatkan daya beli masyarakat,” ujar Alphonsuz.

Dengan meningkatnya kunjungan selama libur panjang, serta rangkaian program promosi dan festival belanja yang akan berlangsung hingga akhir tahun, APPBI optimistis aktivitas pusat perbelanjaan tetap ramai dan mampu menopang pergerakan ekonomi domestik di tengah periode low season industri ritel.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KAI Akuisisi INKA Ditargetkan Rampung November 2026
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
IHSG Menghijau, Ini 4 Saham Pilihan Analis yang Berpotensi Cuan
• 8 jam laludisway.id
thumb
Polisi Tangkap 2 Tersangka Lain yang Terlibat Dalam Penyekapan Kakek di Surabaya
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Polres Pelabuhan Makassar Tebar Kepedulian di Jalanan, Bagikan Makanan untuk Masyarakat
• 20 jam laluharianfajar
thumb
Jujur-jujuran! Sukhdev Singh Akui Sampai Ribut dengan Bunga Zainal Buntut Kasus Penipuan Cek Kosong
• 23 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.