RUPS PSAB Angkat Eks Bos BUMA Arief Budi Prasetyanto Jadi Komisaris

bisnis.com
1 minggu lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten emas PT J Resources Asia Pasifik Tbk. (PSAB) mengusulkan mantan petinggi Grup BUMA, Arief Budi Prasetyanto, sebagai Komisaris Independen dalam agenda Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Rabu (3/6/2026).

Dalam mata acara rapat, pemegang saham akan diminta menyetujui pemberhentian dengan hormat Budikwanto Kuesar dari jabatannya sebagai Komisaris Independen sekaligus mengangkat Arief Budi Prasetyanto sebagai penggantinya, efektif sejak tanggal RUPSLB.

Arief Budi Prasetyanto merupakan profesional senior di sektor pertambangan dengan pengalaman lebih dari tiga dekade di industri batu bara, bijih besi, emas, dan nikel. Pria kelahiran Kudus, 12 Oktober 1963 itu merupakan lulusan Teknik Pertambangan dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta pada 1989.

Berdasarkan profil yang disampaikan perseroan, Arief memiliki rekam jejak panjang dalam memimpin operasi dan strategi bisnis perusahaan tambang nasional. Kariernya berkembang dari posisi General Manager Operasi hingga menduduki jabatan direktur utama di sejumlah perusahaan pertambangan.

Sebelum diusulkan bergabung ke jajaran komisaris PSAB, Arief menjabat sebagai Direktur Utama PT Bukit Makmur Resources pada periode 2020–2026. Sebelumnya, dia memimpin PT Sulawesi Cahaya Mineral sebagai Direktur Utama pada 2015–2020.

Selain itu, Arief juga pernah menduduki posisi direktur di sejumlah perusahaan yang bergerak di sektor nikel dan jasa pertambangan, antara lain PT Bukit Makmur Istindo Nikeltama, PT Anugrah Batu Putih, PT Cahaya Nikel Indonesia, PT Cahaya Mining Service, PT Cahaya Energy Indonesia, serta PT Cahaya Hutan Lestari.

Baca Juga

  • Sosok Edi Permadi, dari Penjual Kacang hingga Direktur Utama J Resources (PSAB)
  • Saham EMAS, ARCI, dan PSAB Kompak Melonjak Usai Masuk Indeks GDXJ
  • Harga Emas Melonjak, Saham PSAB & MDKA Cs Justru Catat Net Buy Asing saat IHSG Ambrol

Di bidang operasional, Arief memiliki pengalaman sebagai General Manager Operation di PT Berau Coal, PT Bukit Makmur Mandiri Utama, serta proyek Sebuku Iron Lateritic Ore.

Keahlian yang dimilikinya mencakup operasi pertambangan batu bara, bijih besi, emas, dan nikel, manajemen operasi, kepemimpinan eksekutif, hingga pengembangan bisnis pertambangan skala nasional maupun internasional.

Berikut pengalaman kerja Arief Budi Prasetyanto

Pengangkatan Arief dilakukan di tengah kinerja PSAB yang membukukan pertumbuhan signifikan sepanjang 2025, seiring dengan lonjakan harga emas global.

Direktur Utama PSAB Edi Permadi mengatakan harga emas pada 2025 meningkat sekitar 66,48% atau sebesar US$1.732,93 per ons, dari US$2.606,72 per ons pada akhir 2024 menjadi US$4.339,65 per ons pada akhir 2025.

Didukung kenaikan harga komoditas tersebut, PSAB membukukan penjualan sebesar US$288,7 juta pada 2025, meningkat US$52,7 juta dibandingkan penjualan tahun sebelumnya sebesar US$236 juta.

Perseroan juga mencatat laba kotor sebesar US$170,1 juta, melonjak 49,6% dibandingkan US$113,8 juta pada 2024. Margin laba kotor meningkat menjadi 58,94% dari sebelumnya 48%.

Selain pertumbuhan kinerja, PSAB juga mengambil sejumlah langkah strategis pada 2025. Salah satunya melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli Bersyarat (PJBB) antara anak usaha PT J Resources Nusantara (JRN) dan PT Danusa Tambang Nusantara, anak usaha dari United Tractors, terkait penjualan 99,99996% saham PT Arafura Surya Alam.

"Perseroan menilai transaksi tersebut akan memberikan dampak positif terhadap arus kas," ujarnya, mengutip laporan tahunan PSAB.

Di tahun yang sama, PSAB juga melakukan pelunasan dipercepat seluruh obligasi perseroan yang telah diselesaikan pada 21 Oktober 2025 setelah memperoleh persetujuan seluruh pemegang obligasi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Luka Kroasia Belum Sembuh, Marquinhos Sebut Piala Dunia 2026 Mungkin Kesempatan Terakhirnya
• 14 jam lalumedcom.id
thumb
Bridgestone Bagikan Cara Berkendara dengan Aman dan Efisien Saat Persiapan Road Trip Keluarga
• 23 jam laluharianfajar
thumb
Arsenal Incar Christos Tzolis, Winger Club Brugge yang Dibanderol Rp800 Miliar
• 5 jam lalumedcom.id
thumb
Kesiapan Keluarga Jemaah Haji Asal Bogor Sambut Kepulangan: Sediakan Petasan dan Shalat Qudum
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Rekomendasi Serial Slow Burn di Netflix
• 1 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.