Ada orang yang terlihat sangat mandiri sampai nyaris tidak pernah bergantung pada siapa pun. Sekilas, sikap seperti ini memang tampak mengagumkan karena kamu terlihat bisa mengurus semuanya sendiri, tidak mau merepotkan orang lain, dan selalu tampak kuat dalam situasi apa pun. Namun, di balik itu semua, ternyata ada kondisi psikologis yang disebut toxic independence.
Toxic independence adalah kondisi ketika kamu merasa harus melakukan segalanya sendiri karena takut kecewa, takut dianggap lemah, atau tidak percaya pada orang lain. Sikap ini perlahan bisa membuat kamu merasa kesepian, sulit membangun hubungan sehat, bahkan kelelahan secara emosional.
Melansir dari SELF Magazine, berikut 5 tanda toxic independence yang sering tidak disadari banyak orang.
1. Tidak Pernah Meminta BantuanMenolak meminta bantuan, tanda toxic independence/Foto: Magnific.com/DC Studio
Banyak orang menganggap meminta bantuan sebagai sesuatu yang memalukan. Akibatnya, kamu memilih memendam masalah sendirian meski sebenarnya sudah kelelahan secara mental maupun fisik. Dalam toxic independence, kamu merasa diri harus mampu menghadapi semua situasi tanpa bantuan siapa pun.
Menurut Yasmine Saad, psikolog klinis berlisensi sekaligus pendiri dan CEO Madison Park Psychological Services di New York City, pola ini biasanya muncul karena kamu terbiasa merasa tidak didukung di masa lalu. Akhirnya, kamu percaya bahwa bergantung pada orang lain hanya akan membuat kecewa. Padahal, terus memikul semuanya sendirian justru bisa meningkatkan stres dan membuat kesehatan mental semakin terganggu.





