Habiburokhman Sentil Kritik Dino Patti Djalal, Zaman Dia Sehebat Apa? Sekarang Kok Jadi Sok Paling Menlu

disway.id
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID -- Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman menilai cara mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal menyampaikan kritik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kurang tepat dan berpotensi memancing perbandingan yang tidak produktif di ruang publik.

Habibur meminta agar Dino tak membanding-bandingkan.

“Model komunikasi seperti yang dipertontonkan oleh Pak Dino menurut saya kurang pas. Jangan memancing publik untuk membanding-bandingkan, kan susah kalau dibanding-bandingkan,” kata Habiburokhman dalam keterangannya, Rabu, 3 Juni 2026.

BACA JUGA:Prestasi dan Riwayat Karier Nanik S Deyang Kepala BGN Pengganti Dadan Hindayana

Habiburokhman pun mengkritik balik Dino Patti Djalal. Menurutnya, Dino yang merupakan mantan pejabat tak memiliki etika dalam menyampaikan kritik terhadap pemerintahan maupun Kepala Negara.

“Dulu saat zamannya Pak Dino sehebat apa sih? Kok sekarang menjadi orang yang sok paling Kemlu, sok paling tahu urusan luar negeri,” ujarnya.

Ketua Komisi III DPR RI ini menegaskan dirinya tidak mempermasalahkan kritik terhadap pemerintah. Namun, karena Indonesia menganut sistem demokrasi, kritik juga dapat dibalas dengan kritik apabila dinilai tidak tepat.

“Nah makanya sudah saatnya saya juga mengkritik balik. Ini kan negara demokrasi. Dia bilang negara demokrasi, dia mengkritik, ya saya mengkritik balik beliau,” katanya.

Ia juga mempertanyakan pemahaman Dino mengenai etika dalam menyampaikan kritik, khususnya sebagai sosok yang pernah menjadi bagian dari pemerintahan.

BACA JUGA:IHSG Menghijau, Ini 4 Saham Pilihan Analis yang Berpotensi Cuan

Menurut Habiburokhman, kritik dari kalangan organisasi masyarakat sipil atau lembaga swadaya masyarakat (LSM) tentu berbeda dengan kritik yang disampaikan mantan pejabat negara yang pernah terlibat langsung dalam pengambilan kebijakan.

“Ini dapat dibedakan misalnya dengan teman-teman LSM mengkritik, ya silakan. Tapi kalau seorang mantan Wamenlu menyampaikan kritikan, hendaknya lebih elegan,” tuturnya.

Sebelumnya, Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal memberikan 5 saran terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk mengurangi perjalanan ke luar negeri.

Menurut Dino, frekuensi kunjungan luar negeri Presiden dinilai terlalu tinggi dan berdampak pada anggaran negara di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil.

“Sebagai sahabat lama dan mewakili komunitas internasional dan rakyat, saya mengimbau Presiden Prabowo untuk mengurangi perjalanan ke luar negeri secara signifikan,” ujar Dino melalui akun Instagram pribadinya, dikutip, Minggu, 31 Mei 2026.

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menjemput Berkah di Kota Nabi, Timwas DPR Minta Petugas Permudah Langkah Jemaah Menuju Raudah
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Bos Hanania Group Diduga Gunakan Dana Calon Jemaah Umrah untuk Tutupi Masalah Keuangan
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Istana Respons Kantor BGN Digeledah: Mari Beri Kesempatan Aparat Jalankan Tugas
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
KPK Kembali Periksa Ketum PP Japto Soerjosoemarno Terkait Kasus Eks Bupati Kukar
• 3 jam laluokezone.com
thumb
Jupnas Gizi Dukung Kepemimpinan Baru BGN Perkuat Program Gizi Nasional
• 1 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.