REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pertahanan (Menhan) RI menyampaikan, tiga syarat kemajuan individu dalam birokrasi. Pertama adalah pendidikan. Dia mengaku, senang dan bangga dengan Komponen Cadangan (Komcad) ASN yang semuanya mempunyai latar belakang pendidikan sarjana.
Kedua, latar pekerjaan yang berganti-ganti. "Jangan kau hanya miliki pekerjaan yang
Baca Juga
Prabowo Didampingi Sjafrie Beri Penghormatan Terakhir ke Almarhum Ryamizard
Tinjau Yon TP 805/KSW, Menhan: Mereka Siap Jalankan Tugas
Kepada Komisi I DPR, Menhan Bantah Beri Izin AS Melintasi Udara RI
monoton, harus memiliki pekerjaan yang heterogen supaya kau punya pengalaman tambahan," kata Menhan RI dalam acara Pembekalan dan Penyumpahan Latsarmil Komponen Cadangan Gelombang I ASN Kementerian/Lembaga di Arta Hanggar Indonesia Wing Udara 1 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (3/6/2026). .rec-desc {padding: 7px !important;}
Ketiga, menurut Menhan, self development. Bagi dia, kemampuan pengembangan diri wajib dimiliki semua ASN. "Jangan berhenti belajar. Saya umur 74 tahun tapi saya tidak berhenti belajar. Dan apalagi kamu, jangan pernah mau berhenti membuat pengembangan dirimu sebab itulah yang menjadi daya saing kamu," ucapnya.
Menhan menyebut, negara Indonesia sekarang ini sedang mengalami masa transisi. Dia menyebut, negara tidak hanya melihat latar belakang sekolah ASN, tapi akan melihat prestasi yang diraih.
"Jadi kalian harus bersaing untuk mencapai prestasi, karena prestasi itulah yang akan menentukan posisimu di depan atau di belakang. Ini terjadi di seluruh dunia dan ini juga terjadi di Tentara Nasional Indonesia. Pangkat boleh sama, tapi kalau prestasi berbeda, maka yang berprestasi akan mendapat kesempatan lebih maju daripada yang lainnya," ujar Sjafrie.
Selaku Menhan, Sjafrie menyampaikan, penghormatan atas keikutsertaan ASN dalam pendidikan Komcad. Dia pun menyampaikan selamat atas semangat dan kemauan keras untuk mengikuti peningkatan disiplin demi bisa mencapai daya tangguh bela negara yang kau pasti perlukan.
"Ingat para ASN, saya punya pengalaman bahwa keringat yang kita keluarkan itu hanya mempunyai manfaat dua. Satu manfaat adalah untuk dirimu sendiri, supaya kamu terus maju, keep on moving, tidak boleh berhenti," kata Sjafrie.
"Yang kedua adalah keringatmu itu untuk negara dan bangsamu. Sebab rakyat membiayaimu dan rakyat memberikan kepercayaan kepadamu. Jadi tugas kita, keringat kita, membalas jasa kepada rakyat yang memberi kepercayaan kepada kita. Paham ini?!" kata Sjafrie melanjutkan.