Jakarta: Video tindak asusila sesama jenis viral di media sosial. Tempat kejadian dalam video tersebut berlokasi di salah satu gedung Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) pada Selasa, 2 Juni 2026.
Video juga menunjukkan bahwa kedua laki-laki tersebut langsung dimintai keterangan oleh mahasiswa sekitar. Kedua laki-laki dalam video tersebut dibawa pihak kampus, bahkan 'disidang' hingga malam hari.
Baca Juga :
Anak Mudah Akses Konten Pornografi, KPAI Ingatkan Penyelenggara PlatformMengutip akun X @makanpagiku, berikut kronologi video viral tersebut. Kronologi Kasus
- Selasa (2/6/2026) siang pukul sekitar pukul 14.33 WIB dua laki-laki kedapatan tengah berpelukan & berciuman di selasar lantai 1 perpustakaan PNJ Depok.
- Perekaman dilakukan mahasiswa lain yang berada tak jauh dari lokasi kejadian.
- Mahasiswa langsung melabrak keduanya dan menanyai identitas keduanya.
- Satu mahasiswa PNJ Prodi Administrasi Niaga angkatan 2025 inisial AZ/ARM berusia 19, satu lagi AW umur 20 bukan mahasiswa PNJ.
- Video cepet viral di kalangan mahasiswa. Banyak yang emosi, langsung melabrak & mengamankan keduanya.
- Keduanya sempat diarak ke area taman olahraga kampus saat magrib.
- Malam harinya, kampus langsung menggelar sidang disiplin terbuka bersama pimpinan kampus, BEM & perwakilan mahasiswa.
- Suasana panas, massa mahasiswa ramai ikut menonton dan banyak yang melakukan siaran langsung.
- Orang tua mahasiswa datang ke kampus sampai bersujud minta maaf di hadapan mahasiswa dan rektorat kampus.
Politeknik Negeri Jakarta. Foto: Politeknik Negeri Jakarta
Dalam keterangan resminya, PNJ mengonfirmasi bahwa pada Selasa, 2 Juni 2026, telah terjadi suatu peristiwa yang diduga melanggar tata tertib dan ketentuan yang berlaku di lingkungan kampus. Peristiwa tersebut melibatkan satu orang mahasiswa aktif PNJ dan satu orang pihak eksternal.
"Mengetahui adanya insiden di sekitar area Gedung Perpustakaan, pihak kampus melalui Satuan Pengamanan dan perwakilan mahasiswa segera mengambil langkah pengamanan sesuai prosedur yang berlaku. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, kenyamanan, dan kondusivitas lingkungan pendidikan," tulis keterangan resebut.
Individu yang terlibat kemudian diamankan dan dimintai keterangan awal guna memperoleh informasi yang objektif dan menyeluruh terkait peristiwa yang terjadi. Pimpinan kampus, dalam hal ini Wakil Direktur I Bidang Akademik beserta jajaran terkait, segera melakukan proses klarifikasi awal sebagai bagian dari penanganan institusi.
"Sebagai bentuk tanggung jawab dan pendampingan kepada mahasiswa, PNJ juga melakukan komunikasi dengan keluarga mahasiswa yang bersangkutan pada hari yang sama. Setelah proses klarifikasi awal selesai dilaksanakan, kedua individu didampingi petugas keamanan untuk meninggalkan area kampus. Situasi kampus saat ini berada dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif," tutur keterangan tersebut.




