CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Sejarah baru siap tercipta di Toronto dan Vancouver seiring rilis resmi peta persaingan Grup B Piala Dunia 2026. Kanada selaku tuan rumah dipastikan berada di lingkaran grup yang kompetitif.
Dalam edisi ke-23 ini, Grup B menyajikan persaingan ketat yang mempertemukan tim-tim tangguh lintas konfederasi dari CONCACAF, UEFA, dan AFC.
Profil Kontestan Grup B
1. Kanada (Tuan Rumah / CONCACAF)
Kanada berhak tampil langsung di putaran final setelah mengamankan tiket otomatis sebagai negara tuan rumah bersama pendamping Amerika Serikat dan Meksiko, berdasarkan keputusan Dewan FIFA pada 14 Februari 2023.
Piala Dunia Terbaik: Fase grup (1986, 2022)
Total Penampilan: 3 kali
Rekor Pertandingan: Main 6, Menang 0, Seri 0, Kalah 6 (Gol: 2-12)
2. Bosnia dan Herzegovina (UEFA)
Negara Balkan ini memastikan kembali ke panggung dunia untuk kedua kalinya melalui jalur play-off UEFA yang sangat dramatis. Sempat tertinggal, tim asuhan Sergej Barbarez bangkit mendepak Wales lewat adu penalti di Cardiff.
Kejutan terbesar kemudian mereka hadirkan di babak final play-off saat menumbangkan juara dunia empat kali, Italia, juga lewat drama adu penalti di Zenica. Secara historis, Bosnia dan Herzegovina pernah berkompetisi sebagai bagian dari Yugoslavia pada periode 1930-1990.
Piala Dunia Terbaik: Fase grup (2014)
Total Penampilan: 2 kali (2014, 2026)
Rekor Pertandingan: Main 3, Menang 1, Seri 0, Kalah 2 (Gol: 4-4)
3. Qatar (AFC)
Setelah melakoni debut sebagai tuan rumah pada 2022, Qatar sukses membuktikan kapasitasnya dengan lolos lewat jalur kualifikasi murni untuk pertama kalinya. Skuad asuhan Julen Lopetegui mengunci posisi puncak di putaran keempat kualifikasi zona Asia usai bermain imbang dengan Oman dan menumbangkan rival kawasan Teluk, Uni Emirat Arab.
Piala Dunia Terbaik: Fase grup (2022)
Total Penampilan: 2 kali (2022, 2026)
Rekor Pertandingan: Main 3, Menang 0, Seri 0, Kalah 3 (Gol: 1-7)
4. Swiss (UEFA)
Swiss datang ke turnamen ini dengan menyandang status sebagai tim dengan peringkat FIFA tertinggi di Grup B. Skuad asuhan Murat Yakin melaju mulus tanpa terkalahkan di Grup B kualifikasi zona Eropa dengan mengemas empat kemenangan dan dua hasil imbang, mengungguli Swedia, Slovenia, dan Kosovo. Tiket kelolosan mereka kunci berkat hasil imbang 1-1 kontra Kosovo di laga pamungkas.
Piala Dunia Terbaik: Perempat final (1934, 1938, 1954)
Total Penampilan: 13 kali
Rekor Pertandingan: Main 41, Menang 14, Seri 8, Kalah 19 (Gol: 55-73)
Fakta dan Statistik Menarik Grup B
Sejumlah catatan historis dan rekor individu diprediksi akan mewarnai bentrokan di grup ini:
Ambisi Pemecahan Rekor Edin Dzeko: Jika penyerang legendaris Edin Dzeko diturunkan pada laga pembuka, ia akan mencatatkan diri sebagai pemain non-kiper kedua berusia 40 tahun atau lebih yang tampil di Piala Dunia, menyamai rekor Roger Milla (Kamerun) pada edisi 1994.
Misi Pecah Telur Kanada: Berstatus sebagai tuan rumah, Kanada bertekad menghapus tren negatif setelah menelan enam kekalahan beruntun tanpa satu poin pun pada partisipasi mereka di edisi 1986 dan 2022.
Ketajaman Jonathan David: Lini serang Kanada akan dipimpin oleh Jonathan David, yang telah mengukuhkan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa tim nasional pria Kanada setelah melampaui catatan Cyle Larin.
Konsistensi Swiss di Fase Gugur: Swiss mengincar tiket babak 16 besar untuk keempat kalinya secara berturut-turut, setelah selalu sukses menembus fase gugur pada tiga edisi Piala Dunia terakhir.
Memori Sejarah Qatar: Skuad berjuluk The Maroons berambisi menambah pundi-pundi gol mereka setelah pada edisi 2022 lalu, Mohammed Muntari mencatatkan namanya sebagai pencetak gol pertama sepanjang sejarah Qatar di Piala Dunia saat menghadapi Senegal.
Regulasi Skenario Babak 32 Besar
FIFA juga telah memetakan jalur fase gugur bagi kontestan Grup B. Tim yang sukses keluar sebagai Juara Grup B akan bertahan di Vancouver untuk menantang salah satu tim peringkat ketiga terbaik dari Grup E, F, G, I, atau J.
Sementara itu, tim yang mengakhiri fase grup sebagai Runner-up Grup B dijadwalkan terbang ke Los Angeles untuk berhadapan langsung dengan runner-up dari Grup A.
Bagi tim yang finis di peringkat ketiga, peluang lolos masih terbuka melalui kuota delapan tim peringkat ketiga terbaik turnamen. Jika berhasil lolos, mereka diproyeksikan untuk menantang Juara Grup D di Santa Clara atau Juara Grup E di Boston pada babak 32 besar.
Sumber: FIFA




