JAKARTA, KOMPAS.com - Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung mendatangi Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (3/6/2026) sore sekitar pukul 15.26 WIB.
Berdasarkan pantauan Kompas.com, setidaknya ada sembilan anggota Jampidsus dengan seragam merah yang berjalan dari arah Tugu Tani menuju pintu masuk gerbang depan kantor BGN.
Melihat kedatangan Jampidsus, awak media langsung berlari mendekati mereka untuk meminta konfirmasi sejauh mana penggeledahan yang dilakukan Kejaksaan Agung.
Baca juga: Kantor BGN Digeledah, Istana: Mari Hindari Hal-hal yang Langgar Hukum
Pasalnya, penggeledahan ini disebut sudah berlangsung sejak pukul 02.00 dini hari.
Artinya, lebih dari 12 jam Kejagung melakukan penggeledahan di Kantor Lembaga Pemerintahan yang menyalurkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut.
"Pak, sedikit pak bagaimana proses penggeledahan? Sedikit saja, Pak?" cecar pertanyaan awak media di lokasi.
"Bentar dulu ya, bentar," ucap salah satu anggota Jampidsus sembari berjalan masuk ke kantor BGN.
Baca juga: Beban Arsitektural Kepala BGN
Tidak berselang lama, pada pukul 15.47 WIB, lima penyidik lainnya dari Kejagung tiba di Kantor BGN.
Penggeledahan ini menjadi sorotan karena dilakukan beberapa jam saja setelah pergantian jajaran pimpinan lembaga tersebut.
"Penyidik Pidsus Kejaksaan Agung benar melakukan geledah di kantor BGN," kata Pelaksana Harian (Plh) Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, M Jeffry kepada Kompas.com, Rabu.
Baca juga: Kepala BGN Dicopot, KSP: Presiden Ingin Tak Ada Korupsi
Sebagai informasi, Dadan Hindayana dicopot dari jabatan sebagai Kepala BGN, bersama-sama dengan dua wakil kepala Badan Gizi Nasional, yakni Irjen Polisi (Purn) Sony Sonjaya dan Mayjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung.
Nanik yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, diangkat menjadi Kepala BGN.
Nanik akan didampingi dua wakil kepala BGN, yakni Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang