Orang Tua Wajib Tahu! Ini Panduan Aman Pakai AC untuk Bayi agar Tak Gampang Sakit

harianfajar
2 jam lalu
Cover Berita

MAKASSAR, FAJAR — Cuaca panas ekstrem sering kali membuat bayi rewel dan sulit tidur. Menggunakan pendingin ruangan atau Air Conditioner (AC) memang menjadi solusi instan untuk memberikan kenyamanan bagi si kecil. Namun, penggunaan AC yang sembarangan bisa berdampak buruk bagi kesehatan pernapasan bayi.

Agar tidak salah langkah, berikut adalah panduan praktis dan aman menggunakan AC untuk bayi menurut pakar kesehatan anak dirangkum dari Vinmec:

1. Bolehkah Bayi Baru Lahir Menggunakan AC?

Banyak orang tua khawatir bayi mereka akan kedinginan jika menggunakan AC. Faktanya, bayi yang lahir cukup bulan dengan berat 3,5 kg atau lebih sudah memiliki lapisan lemak yang cukup untuk menjaga suhu tubuhnya. Mereka bisa tidur dengan aman di suhu ruangan yang sama dengan orang dewasa.

Jika bayi lahir prematur atau memiliki berat kurang dari 3,5 kg, sebaiknya tunda penggunaan AC hingga bayi berusia 1–2 months, tergantung perkembangannya. Selain itu, pastikan memasang kipas ventilasi (exhaust fan) agar sirkulasi udara di dalam kamar tetap berjalan baik.

2. Atur Suhu Ideal Antara 26–28 Derajat Celsius

Jangan menyetel AC terlalu dingin. Suhu ideal untuk kamar bayi adalah 26 hingga 28 derajat Celsius.

3. Jangan Biarkan Hembusan AC Menyorot Langsung ke Bayi

Sistem pernapasan bayi sangat sensitif. Hembusan angin AC yang langsung mengenai kepala atau wajah si kecil bisa memicu alergi, radang sekat hidung (rinitis), bronkitis, hingga pneumonia (paru-paru basah).

4. Batasi Penggunaan Maksimal 2–3 Jam

Bayi sebaiknya tidak terus-menerus berada di dalam ruangan ber-AC. Batasi penggunaannya selama 2 hingga 3 jam saja dalam satu sesi. Setelah itu, bawa bayi keluar ruangan selama 10–15 menit. Momen ini juga bisa Anda manfaatkan untuk membuka jendela kamar agar terjadi pergantian udara segar dan sinar matahari bisa masuk.

5. Waspadai Bahaya Perubahan Suhu Mendadak (Thermal Shock)

Jangan langsung membawa bayi dari kamar AC yang dingin ke luar rumah yang panas, atau sebaliknya. Perubahan suhu yang drastis bisa membuat bayi mengalami syok termal yang memicu demam, batuk, atau pilek.

6. Jaga Kelembapan Tubuh dan Kamar Bayi

Udara AC yang kering bisa membuat kulit dan saluran hidung bayi menjadi kering. Untuk mengatasinya:

Jangan lupa untuk menjadwalkan servis dan pembersihan filter AC secara rutin agar terbebas dari penumpukan debu, bakteri, dan jamur yang bisa merusak sistem imun si kecil. (* nin)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Emas Stabil, Pasar Pantau Konflik Timur Tengah dan Data Ekonomi AS
• 12 jam laluidxchannel.com
thumb
Nanik S Deyang Punya Aset Rp6,3 Miliar, Ini Rincian Properti dan Mobil Mewahnya
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Sinar Mas Agro (SMAR) Tepis Isu Transfer Pricing, Tegaskan Setiap Transaksi Mengacu Harga Pasar
• 20 menit laluidxchannel.com
thumb
Ada Layanan Dining Car di Kereta Cepat Whoosh yang Dihadirkan KAI Services
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Tim DVI Identifikasi 13 Potongan Tubuh Diduga Korban Ledakan Bom PD II di Biak
• 12 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.