Ditahan Polda Metro Jaya, Kuasa Hukum Ungkap Kondisi Kesehatan Komang Memburuk

tvonenews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Polda Metro Jaya menahan Komang Ani Susana sosok perempuan berusia 69 tahun meski disebut telah memenangkan sengketa kepemilikan tanah melawan perusahaan pengembang hingga tingkat Peninjauan Kembali (PK) Mahkamah Agung.

Kuasa hukum Komang, Rizal Nusi menilai penahanan tersebut sebagai ironi dalam penegakan hukum.

Pasalnya, kata Rizal, Komang justru berstatus tersangka dalam perkara dugaan pemalsuan surat keterangan kelurahan yang sebelumnya telah menjadi bagian dari pembuktian dalam perkara perdata dan dinyatakan sah oleh pengadilan.

"Dokumen yang dipersoalkan saat ini telah diuji dalam persidangan perdata dan menjadi bagian dari putusan yang berkekuatan hukum tetap. Karena itu, kami melihat adanya indikasi kriminalisasi terhadap klien kami," ujar Rizal Nusi dalam keterangan tertulis pada Selasa (2/6/2026).

Kubu Komang lantas mengajukan permohonan perlindungan hukum kepada sejumlah institusi penegak hukum, yakni Jaksa Agung RI, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum), Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas), serta Kepala Kejaksaan Tinggi Banten.

Mereka meminta kejaksaan menolak berkas perkara secara permanen atau menerbitkan status P-19 sehingga proses penyidikan tidak dapat dilanjutkan.

Selain mempersoalkan aspek hukum, tim kuasa hukum juga menyoroti kondisi kesehatan Komang yang disebut terus menurun selama menjalani masa penahanan.

Menurut mereka, Komang telah didiagnosis menderita glaukoma stadium lanjut sejak 2023.

Penyakit tersebut mengancam fungsi penglihatannya apabila tidak mendapatkan perawatan dan pengobatan secara rutin.

"Tanpa penggunaan obat tetes mata secara berkala dan pengawasan medis yang memadai, klien kami berisiko mengalami kebutaan permanen," kata Rizal Nusi.

Tak hanya itu, Komang juga disebut mengidap gangguan jantung jenis Right Bundle Branch Block (RBBB), kondisi yang memengaruhi sistem kelistrikan jantung dan dapat menimbulkan keluhan seperti jantung berdebar, mudah lelah, pusing, hingga sesak napas.

Keluarga mengaku khawatir kondisi kesehatan lansia tersebut semakin memburuk selama berada dalam tahanan.

"Kekhawatiran terbesar kami saat ini bukan lagi soal sengketa tanah, tetapi kesehatan Ibu Komang. Kami takut beliau kehilangan penglihatannya secara permanen sebelum bisa kembali ke rumah," jelasnya.(raa)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
IHSG Anjlok Hampir 5 Persen, Investor Pilih Pindahkan Dana ke Aset Aman
• 17 jam lalupantau.com
thumb
Kasus Fabiola Elizabeth Viral, Ini Sejarah Love Scam dan Ragam Modus Penipuannya
• 17 jam laluviva.co.id
thumb
Polisi Bakal Periksa Selebgram yang di-Endorse Hanania Group: Ada Awkarin hingga Keanu
• 21 jam laludisway.id
thumb
Harga Emas Pekan Ini Diprediksi Rebound, Namun Tekanan Dolar AS Jadi Tantangan
• 21 jam lalumediaapakabar.com
thumb
KPK Sita Mercy, Moge, hingga Sepeda MTB dari OTT Imigrasi Jakbar
• 14 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.