Dedi Mulyadi Beri Pujian ke Orang Papua yang Bangun Rumah di Atas Pohon, Terkesima dengan Cara Hidup

grid.id
9 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Tindakan Dedi Mulyadi beri pujian ke orang Papua ramai jadi perbincangan. Ya, hal ini diketahui usai Gubernur Jawa Barat itu datang ke Konferensi Tahunan Analisis Papua Strategis (APS).

Dimana konferensi itu di Jayapura, Papua, Jumat 29 Mei 2026 lalu. Dimana di sana Dedi Mulyadi beri pujian ke orang Papua. Terkhusu masyarakat adat Papua dari Kabupaten Boven Digoel memberikan replika rumah pohon Korowai

Usut punya usut, pemberian replika tersebut tak cuma sebagai cendera mata, melainkan ada pesan di baliknya. Dimana pesan itu merujuk pada hutan dan alam Papua yang tetap dijaga menjadi sumber kehidupan.

Pemberian itu juga sebagai bentuk penghargaan atas kepedulian Dedi Mulyadi terhadap budaya dan kearifan lokal.

"Mereka berdoa mudah-mudahan ada pemimpin yang amanah, yang baik, yang menghargai pemberian alam yang Tuhan kasih.

Tuhan menciptakan tanah, air, pohon, dan semua kekayaan alam yang hari ini masih dijaga oleh masyarakat Papua," tulis Dedi Mulyadi dikutip Grid.ID dari Kompas.com, Rabu (3/6/2026).

Sementara itu, perwakilan Pemerintah Kabupaten Boven Digoel yakni Franky mengatakan bahwa replika tersebut berasal dari masyarakat Korowai yang tinggal di pedalaman Papua.

Lebih lanjut, masyarakat KorowaI rupanya memandang hutan sebagai bagian dari kehidupan. Baik itu untuk tempat tinggal, sumber makanan, hingga mencari nafkah.

"Mereka berharap pesan ini bisa sampai. Mereka masih tinggal di pohon, hidup dari hutan, dan hutan adalah rumah sekaligus sumber makanan bagi mereka," imbuh Franky.

Tak berhenti sampai di situ, masyarakat juga berharap para pemimpin di Indonesia lebih peduli pada kelestarian lingkungan dan keberlangsungan hidup masyarakat adat yang selama ini menjaga hutan.

"Mereka berpesan, mudah-mudahan setiap orang yang melihat dan mendengar kisah ini memahami pentingnya menjaga alam. Mereka juga berdoa agar Kang Dedi diberikan amanah yang lebih besar untuk mengabdi kepada bangsa dan negara," ujar Franky.

 

Mengetahui hal tersebut, Dedi Mulyadi menuturkan bahwa apa yang warga di sana patut dicontoh untuk menghargai pengetahuan dan cara hidup masyarakat adat yang sudah terbentuk selama ratusan tahun.

Menurutnya, banyak pengetahuan masyarakat adat yang lahir dari pengalaman hidup berdampingan dengan alam dan tidak bisa dianggap sebagai sesuatu yang kuno.

Selain Dedi Mulyadi beri pujian ke orang Papua, pria yang akrab disapa KDM itu juga membagikan video saat menerima cendera mata. Dan menuliskan keterangan di kolom caption postingannya itu.

"Kita bangun rumah malah tebang pohon. Tapi orang Papua sangat arif. Mereka bangun rumah di atas pohon," tulis Dedi Mulyadi.

Terakhir Dedi menilai kemajuan Papua juga tidak bisa hanya diukur dengan ukuran ekonomi dan industrialisasi. Sebab, kondisi alam dan pola hidup masyarakat Papua berbeda dengan daerah lain di Indonesia.

"Papua memiliki hutan, laut, sungai, dan sumber daya alam yang luar biasa. Cara hidup masyarakatnya dibentuk oleh kondisi alam tersebut.

Maka ukuran keberhasilannya tidak bisa disamakan begitu saja dengan daerah yang berkembang melalui industrialisasi," tandas Dedi Mulyadi. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Timnas U19 Indonesia vs Timor Leste Hari Ini, Nova Arianto Bakal Rotasi Pemain
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
3 Pimpinan BGN Terjerat Kasus, Bakom RI Ungkap Prabowo Sempat Beri Instruksi Ini ke Kepala KSP
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Simbol Pembangunan Merata, Bupati Gelar Rapat HUT Bogor di Desa Malasari
• 18 jam laludetik.com
thumb
AI untuk Transformasi Digital Indonesia
• 9 jam lalukatadata.co.id
thumb
Demi Anggaran Negara, Pakar Dukung Kejagung Usut Tuntas BGN Hingga ke Daerah
• 3 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.