Kasus Mayat di Persawahan Jepara: Korban Alami Luka Mematikan di Leher

kumparan.com
16 jam lalu
Cover Berita

Kasus penemuan mayat bersimbah darah di persawahan di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, masih terus diselidiki kepolisian. Polisi mengungkap penyebab korban berinisial ARS (24) tewas karena luka pada leher yang memutus pembuluh nadi leher kiri dan tenggorokan.

"Penyebab kematian dikarenakan adanya luka pada bagian leher korban," kata Kasatreskrim Polres Jepara, AKP M. Faizal Wildan Umar Rela saat dikonfirmasi kumparan, Kamis (4/6) pagi.

Ia menjelaskan, kasus tersebut bermula pada Minggu (30/11/2025). Pada saat itu, saksi yang merupakan istri korban, berinisial N terkejut saat bangun untuk salat subuh dan mendapati ARS sudah tidak ada di tempat tidur di sampingnya.

"Setelah dicari, tubuh ARS ditemukan terbujur sudah tak bernyawa di area persawahan rumput gajah, Dukuh Sekuping, Desa Tubanan, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara. Korban ditemukan dalam kondisi terdapat luka robek," terangnya.

Kasus itu langsung dilaporkan ke polisi dan mayat ARS dievakuasi untuk diautopsi.

Berdasarkan hasil autopsi yang dilakukan oleh dokter ahli forensik, dr. Dian Novitasari, korban tewas akibat luka di lehernya.

"Penyebab kematian dikarenakan adanya luka pada leher yang memutus pembuluh nadi di leher kiri dan tenggorokan. Selain luka di leher, ditemukan juga luka iris pada dada dan anggota gerak atas kiri korban," katanya.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti di kasus ini. Di antaranya handphone milik korban dan dua pisau. Pisau yang pertama memiliki panjang 30 cm dengan gagang pipa paralon. Sedangkan pisau kedua berujung lancip sepanjang 25 cm dengan gagang plastik hitam.

Polisi masih menyelidiki kasus ini apakah korban dibunuh atau bunuh diri.

"Kami masih melakukan pendalaman terkait kejadian ini," imbuhnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perkuat Pembangunan Daerah, Kemendagri Dorong Inovasi Creative Financing
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Satpol PP DIY Giatkan Pencegahan Kejahatan Jalanan Remaja
• 22 jam lalurepublika.co.id
thumb
Daftar 20 Pemain Termuda di Piala Dunia 2026: Dari Gilberto Mora, Luka Vuskovic, hingga Endrick
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
Perjalanan Kasus Pemerasan Immanuel Ebenezer, dari OTT Hingga Divonis 4,5 Tahun
• 12 jam laluliputan6.com
thumb
Indonesia dan Filipina Menjajaki Skema Barter untuk Perdagangan di Tengah Pelemahan Nilai Tukar
• 9 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.