jpnn.com - Pengamat politik Hendri Satrio atau Hensa punya analisis soal kemungkinan adanya narasi penangkapan empat terduga koruptor sebagai pengalihan isu Seskab Teddy Indra Wijaya yang lagi panen kritik.
Diketahui bahwa Seskab Teddy menuai kritik setelah merespons kritikan yang disampaikan mantan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Dino Patti Djalal terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
BACA JUGA: Klaim Investasi Rp 2.430 Triliun Hasil Diplomasi Prabowo Disemprot PDIP: Informasi Teddy Menyesatkan!
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di Kompleks Istana Negara. Foto: Ryana Aryadita/JPNN.com
"Bila premisnya kelak terbukti, mari ganggu Mas Teddy terus-terusan. Sekali ganggu Teddy, empat calon koruptor ditangkap," kata dia melalui X akun @satriohendri, Kamis (4/6).
BACA JUGA: Begini Kejahatan Dadan Cs Menunjuk SPPG Program MBG, Oalah
Hensa menuturkan bahwa Teddy sebenarnya sudah bekerja keras untuk Indonesia dan setiap langkah yang dibuat direstui Presiden RI Prabowo Subianto.
"Dia melakukan yang pasti sudah direstui oleh Prabowo, begitu," ujarnya.
BACA JUGA: Debt Collector Penganiaya 2 Anggota Brimob di Serang Ditangkap Tim Polda Banten
Namun, kata Hensa, Teddy sering diganggu berbagai pihak ketika sudah bekerja keras untuk Indonesia.
"Digangguin sama Pak Amien Rais lah, ada yang menuduh ini lah, ada yang menuduh itu lah," ungkapnya.
Termasuk, kata dia, Teddy menuai sorotan setelah menanggapi kritik eks Wamenlu Dino Patti Djalal terkait intensitas kunjungan kerja (kunker) luar negeri Presiden Prabowo.
Hensa menyadari tak lama setelah sorotan terhadap Teddy, terjadi penangkapan tiga calon koruptor oleh Kejagung dan satu lainnya menyerahkan diri di KPK pada Rabu (3/6).
Dia mengatakan perkara penangkapan calon koruptor mungkin saja dikaitkan dengan kritik yang dialamatkan beberapa pihak kepada Teddy untuk pengalihan isu.
Dengan narasi seperti itu, Hensa menilai Teddy perlu diganggu lagi ke depan demi pemberantasan korupsi.
"Kalau memang harus, ada hubungannya, lah, kalau Teddy digangguin, lalu, wah, ini koruptor harus ditangkapi supaya isu berubah, ya, sudah, gangguin Teddy saja," katanya.
Dia merasa yakin Teddy akan menerima diganggu apabila hasil akhirnya berupa penangkapan para koruptor untuk pengalihan isu.
"Gua rasa demi Indonesia, Mas Teddy oke-oke saja, tuh. Itu tadi, jadi, dia susah, dia kerja keras digangguin terus. Nah, mendingan kalau kita gangguin, terus koruptor ketangkap, ya, why not," ungkap Hensa.(ast/jpnn)
Video Terpopuler Hari ini:
Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Aristo Setiawan



