Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Said Abdullah, menyoroti kondisi nilai tukar rupiah yang terus menunjukkan pelemahan.
IDXChannel - Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Said Abdullah, menyoroti kondisi nilai tukar rupiah yang terus menunjukkan pelemahan. Bahkan, hari ini nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat menyentuh Rp18.000 per USD.
Said menyampaikan bahwa pelemahan rupiah hari ini sudah menyentuh batas level psikologis. Ditambah pasar keuangan terus menunjukkan kemerosotan yang ditandai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 4,11 persen pada penutupan perdagangan Rabu (3/6/2026).
"Nah persoalannya ini bukan sekadar fundamental ekonomi saja karena dari sisi nilai rupiah sudah undervalued. Rupiah itu seharusnya paling tinggi maksimal tidak boleh melebihi batas di Rp17.600," kata Said di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Karena itu, Said mengaku sudah sejak awal meminta adanya sinergi bauran fiskal dan moneter dalam forum Komite Stabilitas Sektor Keuangan (KSSK).
"Manfaatkan itu sebaik-baiknya sambil mulai membenahi tata kelola kita di kebijakan fiskal," ujarnya.
Pada saat yang bersamaan, dia meminta pemerintah memberikan keyakinan kepada para pelaku usaha dan investor dengan menunjukkan langkah mitigasi terhadap pelemahan rupiah yang terjadi terus menerus akhir-akhir ini.
Tak kalah pentingnya, Said meminta agar tetap merujuk pada Quick Win yang telah dicanangkan Presiden terkait tata kelola kebijakan.
"Jangan keluar dari quick win karena itu satu-satunya andalan yang sahih di dalam APBN kita," kata dia.
(NIA DEVIYANA)





